Selasa, 22 September 2020 |
News Room

Badak di Ujung Kulon Hanya Berjumlah 67 Ekor

Sabtu, 23 Sept 2017 | 11:22 WIB Dibaca: 610 Pengunjung

Dirjen KSDAE Kemenhut, Wiratno saat peringatan Hari Badak Dunia di Kawasan TNUK, Ujung Kulon, Pandeglang, Jumat (22/9/2017).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) telah melakukan pemantauan tehadap peningkatan populasi Badak Jawa yang dilakukan dengan kamera video trap sejak tahun 2011.

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Wiratno mengatakan, ada sebanyak 100 kamera trap yang ditempatkan di semenanjung Ujung Kulon. Dari hasil rekaman, diketahui jumlah minimum data badak Jawa di taman tersebut pada tahun 2017 ada sebanyak 67 ekor.

"Kalau dilihat dari kelas umur, jenis anak sebanyak 13 ekor dan remaja atau dewasa sebanyak 54 ekor," kata Wiratno saat memperingati Hari Badak Dunia di kantor Balai TNUK, Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Jumat (22/9/2017).

Dari populasi Badak di TNUK tersebut, Badak dengan jenis kelamin jantan ada sejumlah 37 ekor dan 30 betina.

Wiratno mengatakan, Badak Jawa termasuk ke dalam kategori critically endangered atau hewan yang terancam punah. Penyebaran badak cula satu itu terbatas, populasi juga kecil.

"Untuk menghindari kepunahan, kami mempunyai rencana aksi jangka pendek, yaitu meningkatkan populasi Badak Jawa sebesar 20 persen, membangun populasi kedua Badak Jawa dan membangun suaka Badak Jawa," ujar Wiratno.

Ia juga berharap pihaknya mendapat dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak untuk menjaga kelestarian badak tersebut.

"Pemerintah, swasta dan masyarakat sekitar TNUK harus bekerjasama demi kelestarian TNUK dan Badak Jawa," tuturnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Badak di Ujung Kulon Hanya Berjumlah 67 Ekor
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top