Rabu, 12 Agustus 2020 |
News Room - News Gallery

Bukan Pelanggaran HAM, Polri Diminta Tak Ragu Tembak Penjahat Jalanan

Kamis, 26 Jul 2018 | 12:00 WIB Dibaca: 280 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Polri diminta tak ragu untuk menindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang kerap membahayakan nyawa korbannya. Mengingat, aksi kriminalitas tersebut meresahkan kondisi sosial masyarakat.

Meskipun aksi tegas kepolisian berupa tembak mati pelaku kejahatan jalanan mendapatkan protes dari lembaga swadaya masyarakat.

"Polri jangan ragu bertindak, masyarakat mendukung tindakan tegas kepolisian terhadap penjahat yang aksinya sudah jelas membahayakan jiwa masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang belakangan ini marak aksi begal," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan.

Menurut Edi, keamanan semua masyarakat adalah yang utama. Apalagi Indonesia sebentar lagi akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sehingga, sangat bisa dipahami apabila polisi saat ini kerja keras mengamankan Jakarta dari segala bentuk gangguan demi Indonesia yang aman.

"Kalau jiwa masyarakat dan anggota di lapangan sudah terancam. Tidak ada upaya lain kecuali hentikan aksi penjahat bersenjata dengan tembak ditembak," ucap Edi.

Disisi lain, Edi menilai bahwa, jika tindakan polisi sudah sesuai prosedur, masyarakat pasti mendukung tindakan tegas aparat kepolisian. "Kami berpendapat tindakan tegas terhadap penjahat bersenjata demi melindungi jiwa masyarakat yang terancam bukanlah pelanggaran HAM," imbuh Edi.

Sekadar diketahui, tindakan tegas oleh Polda Metro Jaya yang menembak mati 11 pelaku kejahatan mendapatkan kritik dari berbagai pihak. Salah satunya dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) yang menilai 11 orang tersebut meninggal tanpa melalui proses peradilan. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Bukan Pelanggaran HAM, Polri Diminta Tak Ragu Tembak Penjahat Jalanan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top