• Kamis, 16 September 2021

Tahun Berganti, Jokowi Masih Temukan Subsidi Salah Sasaran

- Minggu, 15 Januari 2017 | 07:03 WIB
Elpiji 3 kilogram (kg).*
Elpiji 3 kilogram (kg).*

[NEWSmedia] - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan belum tepat sasarannya pembagian subsidi bahan bakar, gas, dan listrik selama ini bagi masyarakat tidak mampu.

Dalam rapat terbatas, Jokowi menyebutkan contoh ketidak tepat sasaran pendistribusian subsidi.

Salah satunya adalah elpiji 3 kilogram (kg). Berdasarkan informasi yang diterimanya, 65 persen subsidi ini malah dinikmati rumah tangga dan masyarakat mampu. Begitu juga dengan penerima subsidi listrik.

"Misalnya penerima subsidi listrik 900 VA ternyata tidak betul-betul diterima kalangan tidak mampu," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jumat (13/1).

Sehingga, ia meminta para pembantunya mempertajam kembali dalam menentukan sasaran distribusi. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan Rp45 triliun untuk subsidi listrik dan Rp32,3 triliun untuk subsidi BBM dan Elpiji 3 KG.

Pendistribusian mendatang diminta dapat terintegrasi terpadu dengan program Kartu Keluarga Sejahtera yang telah berjalan. Hal ini sesuai fokus pemerintahan Jokowi-JK 2017, yakni pemerataan, pengentasan kemiskinan, dan mengatasi kesenjangan sosial.

"Supaya lebih terarah, tepat sasaran, dan diterima masyarakat kecil," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Sebelum mendengarkan penjelasan menteri, Jokowi menegaskan titik sasaran penerima distribusi. "Usaha kecil mikro yang memang berhak menerima subsidi," tegasnya. [cnn]

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

Kabar Baik dan Buruk soal Gaji Pekerja di Awal 2021

Jumat, 5 Februari 2021 | 13:44 WIB

Antam Digugat Karena Tudingan Janji Diskon Harga Emas

Selasa, 19 Januari 2021 | 10:48 WIB

Harga Baru Gas Elpiji 3 Kg, Ini Besarannya

Senin, 18 Januari 2021 | 07:26 WIB

Tiga Pertanda Kopling Mobil Minta Diganti

Senin, 4 Januari 2021 | 15:36 WIB

Tips Istirahatkan Mobil setelah Pergi Liburan

Senin, 4 Januari 2021 | 13:36 WIB
X