• Selasa, 28 September 2021

Kejar Swasembada Pangan, Begini Cara Kementan Atasi Paceklik

- Jumat, 3 Februari 2017 | 07:01 WIB
Petani padi yang sedang menggaruk sawahnya.*
Petani padi yang sedang menggaruk sawahnya.*

[NEWSmedia] - Demi mencapai target lumbung pangan dunia di 2045, pemerintah akan bekerja keras mengejarnya lewat swasembada.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, untuk dapat mengakselerasi swasembada, Kementerian Pertanian telah mengubah pola tanam untuk menghindari masa paceklik. Salah satunya ialah dengan rainwater harvesting system atau menampung air hujan yang ditempatkan di embung.

"Jadi kita beri judul dulu, paceklik dihilangkan. Gimana caranya? Sebetulnya ini dilihat ada air, tapi lewat saja sampai ke laut, nah ini (air) dibendung," kata Amran di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Apabila langkah tersebut dapat berjalan lancar, kata Amran, maka dapat mempercepat waktu panen, tanam, dan mempercepat waktu olah.

"Jadi sekarang tidak ada paceklik ini, kita panen-tanam, panen-tanam. Nah kalau untuk menghindarkan paceklik, ada pompanisasi (sistem pengairan pompa), ada embung," terang dia.

Sebelumnya, Amran mengatakan, untuk mencapai lumbung pangan dunia, pemerintah akan secara bertahap untuk menghentikan impor sejumlah komoditas pangan.

"Kita selesaikan secara bertahap. Seluruh komoditas yang kita impor, secara bertahap (ditutup), enggak bisa sekaligus. Tahun ini selesai beras, bawang selesai, cabai selesai tidak impor. Mudah-mudahan jagung paling lambat 2018. Harus selesai satu persatu," kata dia. [dtf]

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

Kabar Baik dan Buruk soal Gaji Pekerja di Awal 2021

Jumat, 5 Februari 2021 | 13:44 WIB

Antam Digugat Karena Tudingan Janji Diskon Harga Emas

Selasa, 19 Januari 2021 | 10:48 WIB

Harga Baru Gas Elpiji 3 Kg, Ini Besarannya

Senin, 18 Januari 2021 | 07:26 WIB
X