• Selasa, 24 Mei 2022

Kadin Banten dan KPPI Kemendag Bahas Perlindungan Industri

- Kamis, 14 September 2017 | 10:50 WIB
Ketua Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Kementerian Perdagangan RI, Marjoko diwawancara usai menghadiri acara forum bersama Kadin Banten, Rabu (13/8/2017).*
Ketua Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Kementerian Perdagangan RI, Marjoko diwawancara usai menghadiri acara forum bersama Kadin Banten, Rabu (13/8/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten bersama Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Kementerian Perdagangan RI memberi perhatian terhadap lonjakan impor yang mengancam industri dalam negeri. Berkaitan dengan ini, pemerintah diharapkan untuk melakukan tindakan pengamanan perdagangan secara nasional.

Demikian hal tersebut terungkap dalam forum konsultasi Kadin Banten bersama KPPI Kemendag di Hotel Le Dian, Kota Serang, Rabu (13/9/2017). Dalam forum itu, dibahas upaya dan langkah perlindungan bagi industri dalam negeri di tengah terjadi lonjakan impor.

Menurut Ketua KPPI Kemendag RI, Marjoko, bahwa lonjakan impor yang paling besar adalah dari industri pertambangan.

Ia mengatakan, di Banten terdapat pabrik baja terbesar yaitu PT Krakatau Steel (Persero) yang perlu dilakukan pengamanan perdagangan.

“KS juga sudah mengajukan supaya dilakukan tindak pengamanan perdagangan, karena baja yang masuk ke sini (Indonesia) itu lonjakannya besar, terutama dari RRC dan Korea Selatan,” kata Marjoko diwawancara wartawan usai acara.

Ia sepakat bahwa pemerintah harus mengambil kebijakan tindakan pengamanan perdagangan agar industri dalam negeri tidak mengalami kemunduran bahkan bangkrut.

"Tentu saja untuk menetapkan itu tidak gampang, harus ada tahapan penyelidikan, apakah benar data itu. Jika ditemukan kebenarannya, baru lah kita lakukan tindakan pengamanan sementara," ucap Marjoko.

Ia menegaskan, pemerintah membuat kebijakan terkait aturan perdagangan, juga menjadi kesempatan bagi industri dan produsen dalam negeri untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

"Adanya kebijakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara (BMTPS), tentu impor akan berkurang, sehingga barang industri dalam negeri kita bisa bersaing,” terangnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini