• Kamis, 2 Desember 2021

Alasan Pemerintah Mau Impor Daging Sapi dari Brasil

- Jumat, 23 Maret 2018 | 07:02 WIB
Pedagang memotong daging sapi yang dijualnya di Pasar tradisional.*
Pedagang memotong daging sapi yang dijualnya di Pasar tradisional.*

JAKARTA, [NEWSmedia] – Pemerintah berencana untuk membuka keran impor daging sapi dari Brasil. Impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan daging sapi saat Ramadan dan Idul Fitri 2018.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita mengatakan, alasan pemerintah memilih untuk melakukan impor dari Brasil lantaran negara tersebut telah masuk zona bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini menjadi salah satu syarat yang ditentukan pemerintah untuk impor daging.

"(Brasil) Sudah menganut zona bebas PMK," ujar Ketut saat berbincang di Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Dia menambahkan, harga daging sapi dari Brasil juga lebih kompetitif. Harga ini juga menjadi faktor penting lantaran selain untuk memenuhi kebutuhan daging. Langkah impor tersebut diharapkan bisa menekan harga daging sapi di dalam negeri yang saat ini masih berada di atas Rp 100 ribu per kg.

"Dan (harganya) kompetitif," kata Ketut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-Februari 2018, Indonesia telah mengimpor daging sapi sebanyak 15.046 ton. Jumlah tersebut turun dibanding periode yang sama di 2017 yang sebanyak 39.419 ton.

Impor daging sapi di Januari-Februari 2018 tersebut berasal dari Australia sebanyak 11.911 ton, Amerika Serikat 1.270 ton, Selandia Baru 1.615 ton, Spanyol 222 ton, dan Kanada 27 ton. [lpt]

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X