• Minggu, 5 Februari 2023

DKI, Jabar dan Banten Paling Banyak Sumbang Orang Miskin Baru

- Kamis, 16 Juli 2020 | 07:00 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan meningkat paling tinggi di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada Maret 2020. Peningkatan terjadi di tengah pandemi virus corona atau covid-19. 

Kepala BPS Suhariyanto merinci tingkat kemiskinan DKI Jakarta naik 1,11 persen dari 3,42 persen menjadi 4,53 persen. Lalu, diikuti Jawa Barat yang naik 1,06 persen dari 6,82 persen menjadi 7,88 persen. 

Kemudian, tingkat kemiskinan Banten naik 0,98 persen dari 4,94 persen menjadi 5,92 persen. Begitu pula dengan tingkat kemiskinan provinsi lain di Pulau Jawa. 

Tingkat kemiskinan Jawa Tengah naik 0,83 persen dari 10,58 persen menjadi 11,41 persen, Yogyakarta naik 0,84 persen dari 11,44 persen menjadi 12,28 persen, dan Jawa Timur naik 0,89 persen dari 10,2 persen menjadi 11,09 persen. 

"Peningkatan tertinggi di DKI Jakarta naik 1,11 persen. Jadi ada tambahan penduduk miskin mulai dari DKI Jakarta, Jawa, dan menyebar ke sana," ungkap Suhariyanto saat konferensi pers virtual, Rabu (15/7). 

Suhariyanto mengatakan peningkatan jumlah penduduk miskin terjadi karena pengaruh penurunan pendapatan masyarakat sejak pandemi virus corona masuk ke Indonesia pada Maret 2020.

"Hasil survei pendapatan seluruh masyarakat menurun, khususnya masyarakat berpendapatan rendah, di mana 7 dari 10 masyarakat pendapatan rendah di bawah Rp1,8 juta terpengaruh. Masyarakat pendapat tinggi di atas Rp2,7 juta juga turun pendapatannya," jelasnya.

Sementara tingkat kemiskinan di provinsi lain ada juga yang naik, namun tidak setinggi provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Namun, ada pula beberapa provinsi yang justru menurun tingkat kemiskinannya. 

"Penurunan tertinggi kemiskinan di Sulawesi Tengah sebesar 0,26 persen dari 13,18 persen menjadi 12,92 persen," jelasnya. 

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini