• Rabu, 20 Oktober 2021

Pemprov Banten Optimistis Daya Tarik Investasi Semakin Meningkat

- Jumat, 23 September 2016 | 06:35 WIB
Gubernur Banten Rano Karno saat menerima penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016 di Hotel Mulia Senayan Jakarta,  Jumat (22/9/2016) malam.*
Gubernur Banten Rano Karno saat menerima penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016 di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Jumat (22/9/2016) malam.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Provinsi Banten terpilih menjadi pemenang Indonesia’s Attractiveness Award 2016. Penghargaan yang kedua kalinya tersebut diyakini dapat semakin menumbuhkan investasi di berbagai sektor.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, penghargaan yang diterima tersebut semakin mengukuhkan Banten sebagai provinsi potensial dan memiliki daya tarik investasi yang bagus.

Terlebih lagi, kata Babar, salah satu tujuan pemberian penghargaan ini juga adalah untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan investasi dan pembangunan tingkat daerah di Indonesia.

"Kemajuan dan daya saing daerah ditentukan oleh pelayanan publik, ketersediaan infrastruktur, peningkatan pariwisata dan ketertarikan investor. Dan Banten memiliki itu semua," ujar Babar yang ikut mendampingi Gubernur Banten Rano Karno menerima penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016 di Jakarta.

Penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2016 diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara kepada  Gubernur Banten Rano Karno, Jumat (22/9/2016) malam di Hotel Mulia Senayan Jakarta.

Indonesia Atractiveness merupakan survei yang diadakan Tempo Media Group bekerja sama dengan Frontier Consulting Group. Survei ini salah satunya mengukur level daya tarik suatu daerah. Sejumlah sektor yang mendapat penilaian adalah pariwisata, infrastruktur, investasi dan pelayanan publik.

Dalam pengumuman Provinsi terbaik ini, Banten berada di posisi 7 besar dengan Indeks 77,28  dari 12 Provinsi yang terbaik yang dipilih. Banten berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumbar, DIY, Jabar Jatim dan Banten berada di atas Lampung, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara dan Bengkulu.

Metode survei yang digunakan adalah kontribusi PDRB daerah. Metode ini kemudian mengerucut lagi melalui empat indikator investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik.

“Penghargaan ini menjadi sebuah motivasi untuk Pemprov Banten agar terus memberikan yang terbaik dalam pembangunan daerah, terutama empat sektor yang menjadi penilaian," kata Gubernur Banten Rano Karno.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X