• Jumat, 22 September 2023

Cerita Bahagia Komunitas Ojek Online di Maja Lebak Setelah Dapat Hadiah dari Relawan Gardu Ganjar Banten

- Senin, 18 September 2023 | 11:31 WIB
Relawan Gardu Ganjar Banten bersama komunitas Ojek Online saat meresmikan Posko di Jalan Raya Maja Koleang. (NEWSmedia )
Relawan Gardu Ganjar Banten bersama komunitas Ojek Online saat meresmikan Posko di Jalan Raya Maja Koleang. (NEWSmedia )

NEWSmedia - Para tukang ojek online yang biasa mangkal di Jalan Raya Maja - Koleang tampak semringah. Pasalnya komunitas yang menamakan diri Gabungan Ojek Online Sadulur (GOS) Maja ini dapat hadiah yang didambakan selama 4 tahun lamanya. 

Hadiah yang diberikan relawan Gardu Ganjar Banten itu berupa posko di Jalan Raya Maja-Koleang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tempat komunitas ini berkumpul. Bukan hanya posko, mereka juga dapat kompresor sebagai fasilitas tambah angin roda kendaraan. Posko itu diresmikan pada Minggu (17/9/2023).

"Alhamdulillah hari ini kami meresmikan posko untuk para rekan-rekan driver ojek online di Maja Lebak ini. Kami memberikan bantuan berupa pos dan satu unit alat kompresor untuk penambahan angin," ujar Ketua Koordinator Gardu Ganjar Jawara Banten, Agus S Kobra.

Baca Juga: Terapkan Konsep Hybrid Bank, BRI Komitmen Layani Semua Lapisan Masyarakat

Bantuan itu pun mendapatkan apresiasi dari para peserta, salah satunya dari Perwakilan Komunitas Gabungan Ojek Online Sadulur (GOS) Maja Iip Gunawan.

Iip kemudian menceritakan bagaimana dia dan rekan-rekan ojek online (ojol) lainnya selama ini tidak memiliki tempat bernaung sebelum adanya bantuan dari Gardu Ganjar.

"Alhamdulillah untuk bantuan dari Gardu Ganjar ini saya sangat mengapresiasi, karena selama ini kami tidak ada bantuan dari pihak mana pun, baru kali ini," ujar Iip.

Baca Juga: Selamat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan Senin 18 September 2023: Pasang Twibbon di HUT ke 1094 Agar Lebih Meriah

"Karena selama ini kami belum ada tempat untuk bernaung apalagi berteduh, untuk saat ini alhamdulillah sudah terbangun dan saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Gardu Ganjar," lanjut dia.

Iip menjelaskan, sudah empat tahun lebih pihaknya tidak memiliki tempat berteduh dari hujan dan panas. Selama ini mereka hanya bernaung di emperan toko atau ruko.

Terkadang mereka memilih untuk bernaung di warung-warung yang tentunya membutuhkan biaya untuk makan dan minum dalam setiap mampir.

Baca Juga: Mengungkap Asal-usul Misterius Virus Nipah, Apa Itu dan Dari Mana Asalnya?

"Komunitas ini sudah empat tahun yang lalu kami belum punya base camp, selama ini ada yang di emperan, di ruko yang kosong. Kalau malam di warung-warung yang sudah tutup aja gitu. Kalau hujan, kehujanan. Kalau panas, kepanasan. Kalau sudah punya base camp begini sudah terlindungi," ungkap Iip.

Setelah adanya bantuan ini, Iip mengaku akan lebih bersemangat lagi ke depannya dalam mencari nafkah.

Persatuan komunitas itu pun nantinya akan makin solid karena sudah memiliki wadah yang nyaman untuk berkumpul.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini