• Rabu, 20 Oktober 2021

Manusia Silver, Mulai Balita hingga Pensiunan Polisi Berpangkat Aipda: Fenomena yang Ramai Jadi Buah Bibir

- Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB
Manusia Silver. KIRI: Petugas Pol PP menangkap Manusia Silver pensiuan polisi berpangkat Aipda, di Lampu Merah perempatan Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Barat. KANAN: Balita dan Emak-emak Silver di Kota Tangerang Selatan. (Foto Kolase: Instagram @net2netnews & tangselupdate)
Manusia Silver. KIRI: Petugas Pol PP menangkap Manusia Silver pensiuan polisi berpangkat Aipda, di Lampu Merah perempatan Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Barat. KANAN: Balita dan Emak-emak Silver di Kota Tangerang Selatan. (Foto Kolase: Instagram @net2netnews & tangselupdate)

NEWSmedia – Manusia Silver. Memang bukan hal aneh. Gampang ditemukan di lampu merah, hampir di semua kota. Para pelakunya, biasanya anak-anak muda.

Manakala lampu merah menyala, mereka beraksi. Sebentar menjadi patung, lalu mendatangi para pengemudi berharap uluran tangan.

Fenomena itu, saat ini tengah menjadi buah bibir. Bukan keberadaannya yang telah jauh menyimpang, dari tujuan awal. Yakni untuk menarik perhatian dalam penggalangan dana amal.

Baca Juga: Remaja Cilegon yang Tenggelam di Curug Leuwi Gumi Padarincang Ditemukan Meninggal Dunia

Namun, dalam waktu yang hampir bersamaan ditemukan manusia-manusia silver yang tak biasa. Dari mulai sorang bayi, para balita, emak-emak hingga seorang pensiunan Bintara Polri. Geger, video manusia viral di medsos.

Di Tangerang Selatan, seorang bayi tanpa alas kaki dilumuri cat berwarna silver untuk menarik simpati para pengemudi. Foto bayi itu diunggah di Instagram @tangselupdate. Dalam sekejap viral, membuat aparat turun tangan.

Dalam razia pekat (penyakit masyarakat, red), ternyata bukan hanya seorang bayi yang sudah silver. Balita-balita dan sejumlah emak-emak pun sudah menjadi manusia perak.

Baca Juga: Google Rayakan Ulang Tahun ke-23 dengan Menampilkan Doodle Kue Ultah, Berikut Sejarah Berdirinya

“Manusia Silver di Tangerang Selatan membawa anak balitanya untuk meminta belas kasihan para pengguna jalan di sekitar SPBU Parakan Pamulang, Jumat (24/09) sekitar pukul 20:50 Wib. Perlu perhatian serius dari berbagai pihak agar tidak ada lagi balita atau anak yang menjadi korban ekploitasi oleh orang tua maupun orang terdekat,” demikian bunyi caption @tangselupdate.

Dalam unggahannya, tangselupdate juga menyertakan akun lain dalam bentuk tanya. “Kemana @dinsostangsel @satpolpptangselkota @humaspolrestangsel @benyamindavnie_official @pilarsaga_official,” imbuh caption tersebut.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X