• Kamis, 18 Agustus 2022

Terlihat Bertemu Stevan Richard, Rizky Billar Angkat Bicara Soal Dugaan Keterlibatan Dalam Bisnis DNA Pro

- Jumat, 8 April 2022 | 15:37 WIB
Rizky Billar klarifikasi soal keterlibatan dirinya dalam bisnis Trading DNA Pro (Instagram @rizkybillar)
Rizky Billar klarifikasi soal keterlibatan dirinya dalam bisnis Trading DNA Pro (Instagram @rizkybillar)
NEWSmedia - Rizky Billar  angkat bicara terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus robot treding DNA Pro yang menimpa dirinya.
 
Dugaan keterlibatan Rizky Billar dengan robot treding DNA Pro ini bermula saat dirinya menerima uang satu koper yang diperkirakan senilai Rp1 miliar.
 
Usut punya usut, pria berkacamata yang memberikan uang satu koper itu adalah Co Founder DNA Pro bernama Steven Rechard.
 
 
Dalam video yang di upload kanal YouTube Intens Investigasi itu terlihat Billar didampingi oleh istrinya yang sedang menggendong bayinya.
 
Steven Rechard memberikan hadiah uang satu koper kepada Billar, tidak lain dan tidak bukan hanya untuk memberikan kado kepadanya.
 
Koper yang berisikan uang yang diperkirakan Rp1 miliar itu kemudian dibuka oleh Steven Rechard.
 
 
"Udah tinggal diangkat," ucap Steven.
 
"Ini serius," tanya Billar kepada Co Founder DNA Pro.
 
Dengan wajah yang kaget, Billar kemudian mengeluarkan uang yang ada di koper tersebut.
 
 
"Serius kak, emang kita tidak ada setingan apa-apa, kita niatnya menjenguk dan mau ngasih kado," ucap Steven.
 
Dalam video itu juga nampak seorang pengacara korban yang bernama Juda Sihotang, ia mengatakan Co Founder ini foto bersama dengan Rizky Billar.
 
"Co Founder ini foto bareng dengan Rizky Billar dengan uang setumpuk yang banyak,". kata Juda.
 
 
Juda juga menyebutkan, Rizky Billar dan Steven Rechard tidak berbicara apa-apa.
 
 "Mereka itu tidak bicara, hanya ada foto dan uang satu koper," jelas Juda.
 
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian akan meminta keterangan kepada semua yang terkait dengan treding DNA Pro.
 
 
"Semuanya yang terkait dengan persoalan ini pasti akan dimintai keterangan," kata salah satu anggota kepolisian.
 
Angota polisi itu juga menegaskan kalau semua aset akan disita.
 
"Kalau sudah tahap kepenyidikan pasti akan dilakukan pemeriksaan," ucapnya.
 
 
"Kalau itu memang uang yang diberikan adalah hasil dari tindak kejahatan itu pasti akan dilakukan penyitaan. Jadi bukan masalah uang, semua aset yang berasal dari tindak pidana itu akan dilakukan penyitaan sebagai barang bukti," pungkasnya.***
 

Editor: Ilah Rohilah

Tags

Artikel Terkait

Terkini