• Sabtu, 20 Agustus 2022

Marshanda Hilang di Los Angeles, Ini Kata Para Ahli tentang Episode Mania yang Dialami

- Rabu, 29 Juni 2022 | 12:24 WIB
Potret Marshanda yang dikabarkan hilang di Los Angeles.  (Instagram.com/@marshanda99)
Potret Marshanda yang dikabarkan hilang di Los Angeles. (Instagram.com/@marshanda99)
NEWSmedia - Andriani Marshanda atau kerap disapa Marshanda hilang di Los Angeles, Amerika Serikat. Lalu apa kata ahli tentang kondisi Marshanda? Benarkah dalam episode Mania atau Maniac?
 
Kabar Marshanda hilang di Los Angeles Amerika Serikat tersebut diketahui melalui unggahan Instagram Story sang sahabat yakni Sheila Salsabila. Ini kata ahli tentang kondisi episode mania Marshanda. 
 
Para Ahli menyebut kondisi Marshanda hilang di Los Angeles Amerika Serikat karena ia sedang berada dalam kondisi epsiode Mania atau Maniac. 
 
 
Sheila Salsabila mengklaim Ibu satu anak itu sempat sulit dihubungi dan terlihat bingung atau linglung sejak hari pertama tiba di Amerika Serikat. Menyadari hal tersebut Sheila akhirnya memutuskan untuk lapor polisi.
 
Pada tahun 2009 Marshanda mendapat diagnosis mengidap Gangguan Bipolar 2 yang mana tipe ini kadang disebut sebagai Soft Bipolar yang biasanya ditandai dengan episode depresi ringan.
 
Marshanda juga telah mendapat penanganan oleh dokter spesialis kejiwaan hingga ia kemudian rutin menjalani terapi obat.
 
 
Dikuti NEWSmedia dari laman Twitter @Birolestari, Ahli Psikolog sebut peristiwa hilangnya Marshanda di Los Angels lantaran saat ini ia sedang dalam episode Manic atau Mania. 
 
Sebenarnya apa sih episode manic ini? Lalu seperti apa dampaknya bagi pengidap Gangguan Bipolar?
 
Gangguan Bipolar merupakan penyakit psikiatri kronis yang ditandai dengan sekelompok gangguan seperti episode mania ataupun hipomania dan depresi secara bergantian, ataupun episode campuran antara mania dan depresi.
 
 
Episode mania ditandai dengan energi yang tinggi. Kondisi ini membuat pasien Bipolar 'seolah' memiliki energi yang lebih-lebih. Sehingga seringkali pasien akan merasa sangat bersemangat. Biasanya juga mereka tidak tidur selama berhari-hari saat berada dalam kondisi tersebut.
 
Pada episode ini, pasien bisa menjadi sangat produktif karena selain memiliki semangat lebih-lebih, ide juga meluap-luap.
 
Ditambah kecepatan berpikir dan bergerak yang meningkat akibat tingginya energi dalam diri mereka. Mereka juga akan cenderung obsesif.
 
 
Beberapa tokoh pemikir dan seniman besar dalam sejarah seperti Vincent van Gogh, Virginia Woolf, Robert Schumann, Vivien Leigh, dan Edgar Allen Poe yang diyakini menderita gejala terkait bipolar, menyelesaikan karya-karya terbesar mereka saat energi mereka sangat tinggi.
 
Jika indikasi-indikasi bipolar di atas pada diri kamu, segera hubungi atau temui psikolog ataupun psikiater supaya kamu mendapat diagnosis yang tepat. Hindari untuk melakukan self-diagnose yaa!!
 
Karena diagnosis yang tepat akan memberikan penanganan yang tepat juga untukmu sebelum terlambat. Bahkan jika kamu menemukan indikasi tersebut pada orang lain, jangan ragu untuk menawarkan bantuan padanya.***
 

Editor: Ilah Rohilah

Tags

Artikel Terkait

Terkini