• Senin, 18 Oktober 2021

Sederet Kegiatan MUI Banten yang Dijalankan Selama Pandemi Covid-19, Banyak Seminar dan Sosialiasi

- Senin, 2 Agustus 2021 | 18:40 WIB
Gedung kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). (Dok. MUI Banten)
Gedung kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). (Dok. MUI Banten)

NEWSmedia - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten selama Pandemi Covid-19 terus merealisasikan program kerja di antaranya dengan memaksimalkan program prioritas dari komisi-komisi.

"Program tahunan berpedoman kepada hasil Musda MUI Provinsi Banten, dengan menentukan skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Program tahunan dirumuskan dalam Rakerda MUI Provinsi Banten," kata Ketua MUI Provinsi Banten, KH. Romly kepada newsmedia.co.id, Senin, 2 Agustus 2021.

Disebutkan, Komisi Hukum dan Perundang-undangan misalnya, telah melaksanakan sosialisasi UU Pengelolaan Zakat dan UU Wakaf, sosialisasi peraturan perundang-undangan, seminar tentang tindak pidana penodaan agama di Indonesa, membentuk Badan Arbitrase Syari’ah Nasional (Basyarnas) MUI Provinsi Banten.

Baca Juga: Login di sscasn.bkn.go.id, Berikut Cara Cetak Kartu Ujian CPNS dan PPPK 2021

"Komisi ini juga menerbitkan buku berjudul  Wakaf dalam Perspektif Hukum Islam dan Undang-undang No. 41 Tahun 2004," kata Kiai Romly.

Adapun Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, antara lain telah pelaksanakan penyiapan tenaga untuk mengikuti pelatihan Dewan Pengawas Syari’ah (DPS), meluncurkan Kencleng Digital bekerjasama dengan DMI, BI Perwakilan Banten dan Bank Syarah Indonesia/Mandiri Syariah.

Program lain yang telah dilaksanakan komisi ini, seminar mingguan tentang ekonomi syariah secara virtual bekerjasama dengan Perkumpulan Urang Banten (PUB).

Kemudian, menyelenggarakan lokakarya dengan tema Pengembangan Partisipasi Masyarakat dalam Pemberdayaan Ekonomi, pelatihan calon enterprenership bagi para wanita muslimah, dan membentuk Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS).

"Komisi ini telah menerbitkan buku tentang Ekonomi Syari’ah," ungkap Kiai Romly.

Sementara itu, Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga telah melaksanakan program kerja seperti seminar membangun ketahanan keluarga Islami menghadapi era globalisasi.

Halaman:

Editor: Syair Asiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X