• Minggu, 5 Februari 2023

DP3AKKB Banten Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak di Pandeglang

- Rabu, 23 November 2022 | 18:20 WIB
Sosialisasi pencegahan lekerasan perempuan dan anak di Pandeglang
Sosialisasi pencegahan lekerasan perempuan dan anak di Pandeglang

NEWSmedia - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Banten dan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) melakukan road show sosialisasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak di beberapa sekolah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Pandeglang.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Banten, Adde Rossi Khoirunnisa mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak di lingkungan sekolah.

Sebab, kata perempuan yang akrab disapa Aci ini menilai bahwa saat ini di Kabupaten Pandeglang sedang ramai aksi anarkis yang dilakukan oleh para pelajar, salah satunya aksi tawuran antar pelajar.

Baca Juga: BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Tsunami, Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Bencana

"Tujuannya tadi saya ingin memberikan sosialisasi pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Kenapa saya lakukan ini karena melihat kondisi tingkat kekerasan di lingkungan sekolah cukup tinggi bahkan sekarang ini lagi viralnya di Pandeglang anak sekolah dekat dengan kekerasan, misalkan contohnya banyak anak tawuran antar sekolah, antar kelompok," kata Aci usai sosialisasi di SMPN 1 Karatanjung, Rabu 16 November 2022.

Kata Aci, dalam sosialisasi ini juga disampaikan sanksi yang akan diterima oleh para pelaku kekerasan. Selain sanksi sosial, sanksi hukum juga bisa menjerat para pelaku kekerasan.

"Ini yang menyebabkan kami dari DP3AKB dan khususnya saya sebagai ketua P2TP2A merasa khawatir miris dan perlu kami perlukan juga bersama-sama seluruh stakeholder agar bersama-sama menghindari, melaporkan dan juga tidak menjadi pelaku kekerasan itu sendiri," ungkapnya.

Baca Juga: Potensi Gempa 6,0 Magnitudo Bakal Ancam Jakarta, Prediksi Guncangan Lebih Kuat Efek Sesar Baribis

"Kami sampaikan kepada mereka, ini sesuatu hal yang penting dan genting karena sebagai pelaku kekerasan ada sanksi yang harus dihadapi oleh mereka. Mudah-mudahan ini juga membantu Pemkab Pandeglang yang saya lihat sedang gencar bersama pak Kapolres Pandeglang melakukan sosialisasi ke sekolah juga dalam hal meminimalisir kasus kekerasan di sekolah," sambungnya.

Ia menilai, terjadinya kekerasan di tingkat sekolah lantaran lingkungan pergaulan yang salah. Dimana anak terjerumus pada tindakan anarkis karena terpengaruh oleh lingkungannya. Tambah lagi, suasana baru di sekolah membuat para pelajar harus menyesuaikan kembali adaptasi mereka setelah pandemi covid-19.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iklan DPRD Banten HUT SMSI

Sabtu, 13 Maret 2021 | 10:52 WIB

Iklan DPRD Banten Isro Miraj

Jumat, 12 Maret 2021 | 15:17 WIB

Pemprov Banten Raih e-Government Award

Senin, 4 November 2019 | 12:31 WIB