• Selasa, 7 Desember 2021

Polisi Selidiki Kepala UPT Ciputat Timur Yang Diduga Melakukan Pungli

- Jumat, 3 Februari 2017 | 18:13 WIB
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

TANGSEL, [NEWSmedia] - Dugaan pungli disejumlah sekolah di Ciputat Timur, Saat ini tengah diselidiki oleh jajaran Polres Tangerang Selatan, Banten, Pungli dilakukan oleh UPT (Unit Pengelola Tekhnis)dalam rangka kegiatan penyusunan DPA (dokumen pelaksanaan anggaran).

Oknum Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendidikan Ciputat Timur berinisial ASP, tengah dimintai keterangan mengenai dugaan pungli yang dilakukan oleh ASP, dengan modus meminta uang lelah buat staf UPT kepada kepala sekolah untuk kegiatan penyusunan DPA di tiap sekolah.

"Ada dugaan UPT meminta uang Rp200 ribu kepada kepala sekolah sebagai uang lelah buat staf UPT yang dimintai tolong oleh kepala sekolah untuk menyusun DPA. Penyusunan DPA ini sebenarnya tanggung jawab masing-masing kepsek (kepala sekolah), tetapi karena keterbatasan staf dan umur kepsek yang, mohon maaf, sudah sepuh, maka muncul permintaan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Ahmad Alexander.

Menurut Alex, informasi awal mengenai dugaan itu diterima polisi pada akhir tahun 2016. Saat menanggapi informasi tersebut, Alex menyelidiki dan kemudian didapat keterangan sementara dari ASP berupa pengakuan bahwa memang sempat ada permintaan uang lelah Rp200 ribu itu.

"Kami sudah klarifikasi ke UPT dan dapat informasi yang terkonfirmasi dengan keterangan para kepala sekolah. Informasi sementara, uang tersebut tidak jadi disalahgunakan," tutur Alex.

Alex tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan pernyataan tidak jadi disalahgunakan. [kdc]

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X