• Jumat, 1 Juli 2022

Pinjaman Online Meresahkan Warga, Ansor dan NU Jateng Bentuk Satgas Pengaduan

- Jumat, 25 Juni 2021 | 15:42 WIB
Ansor dan NU Jateng Bentuk Satgas Pengaduan Pinjaman Online. [ist]*
Ansor dan NU Jateng Bentuk Satgas Pengaduan Pinjaman Online. [ist]*

SEMARANG, [NEWSmedia] - LBH Ansor dan LPBH NU Jawa Tengah membentuk Satgas Pengaduan Pinjaman Online.

Hal itu dilakukan karena banyaknya masyarakat yang menjadi korban pinjaman online yang merugikan nama baik, hingga mengancam keselamatan jiwa nasabah.

"Banyak warga yang menyatakan menjadi korban pinjaman online yang tersedia di aplikasi android seluler dan melalui SMS, maka kami berinisiatif menampung aduan warga dengan membentuk Satuan Tugas," kata Ketua Satgas Pengaduan Pinjaman Online LBH Ansor Jawa Tengah, Taufik Hidayat, Jumat (25/6/2021).

Untuk mempermudah aduan, warga dapat mengadukan ke LBH Ansor yang ada di kota/kabuapten seluruh Jawa Tengah.

Beserta melengkapi data dan bukti yang ada, seperti bukti tranfer dari pinjaman online ke nasabah, bukti ancaman yang merugikan nasabah.

"Selanjutnya akan kami dampingi untuk dilaporkan ke kepolisiain agar ditindak lanjuti proses secara hukum," ujarnya.

Taufik menyatakan, sebelum dibentuk, Satgas LBH Ansor telah banyak mendapatkan aduan keresahan warga akan pinjaman online ini.

Kebanyakan warga yang mengadukan dari kalangan warga mengengah kebawah yang saat itu membutuhkan dana cepat.

"Kebanyakan mereka mengambil pinjaman tidak mendapatkan uang sesuai dengan kontrak yang disepakati. Misalnya mengambil pinjaman Rp5 juta, ditransfer tidak lebih dari Rp4 juta. Dengan alasan administrasi dan sebagainya. Tapi ketika ditagih hutang pokoknya Rp5 juta, sementara bunganya berkali lipat, hal ini jelas merugikan warga," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini