Selasa, 23 Oktober 2018 |
News Room

Ibu-Ibu di Tangsel Ramaikan Gerakan Turun Tangan untuk ‘Rabu Biru’

Rabu, 26 Okt 2016 | 20:33 WIB Dibaca: 3776 Pengunjung

Aksi gerakan turun tangan untuk 'Rabu Biru' di Kota Tangerang Selatan.*

SERANG, [NEWSmedia] - Gerakan turun tangan untuk 'Rabu Biru' yang dilakukan relawan calon Gubernur-Wakil Gubernur Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) terus menggeliat. Di Kota Tangerang Selatan, ibu-ibu ikut meramaikan gerakan tersebut bersama WH-Andika.

Calon Gubernur Wahidin Halim bersama Calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memimpin langsung Gerakan Turun Tangan untuk ‘Rabu Biru’, dengan mencapkan telapak tangan menggunakan tinta biru ke sebuah kain berwarna putih.

Aksi itupun diikuti tujuh pimpinan partai politik pengusung WH-Andika di Pilgub Banten 2017, dilanjutkan dengan ibu-ibu serta kaum perempuan yang hadir dalam acara tersebut.

Koordinator Gerakan ‘Rabu Biru’ Kota Tangerang Selatan, Farni Eka Susanti mengatakan, kalangan perempuan di Kota Tangsel antusiasi mengikuti gerakan 'Rabu Biru' karena unik dan penuh kebersamaan.

“Gerakan ini bukan sekadar mencapkan tangan dengan tinta biru, tetapi gerakan bersama untuk membangun Banten,” kata Farni.

Menurut dia, gerakan ini juga sejalan dengan slogan pasangan WH-Andika yakni 'Bersatu Membangun Bangun'. Apalagi, lanjutnya, pasangan ini telah mendapatkan nomor urut satu di Pilkada Banten 2017.

“Ini semakin menguatkan relawan untuk terus menggalakan gerakan Rabu Biru,” ujarnya.

Farni mengaku siap untuk menyukseskan Pilgub Banten 2017 dan memenangkan WH-Andika sebagai Gubernur Banten-Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022. Ia menilai pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang diusung tujuh partai politik tersebut memiliki kepedulian terhadap perempuan.

“WH-Andika punya program beasiswa untuk kalangan perempuan. Saya harap, program beasiswa perempuan ini terealisasi,” ucapnya.

Calon Gubernur Banten Wahidin Halim merasa terkesan dengan program yang dilakukan para relawan tersebut. “Gerakan ini merupakah simbol yang sangat luar biasa. Ini juga bermakna bahwa kita semua, masyarakat Banten harus turun tangan, bersatu membangun Banten,” kata WH.

Menurutnya, gerakan ini harus dilakukan secara massif, bukan sekadar di tataran partai politik dan relawan. "Saya terkejut dengan pola gerakan ini. Saya lihat bagus kalau semakin massif, dan menyasar semua kalangan,” ujarnya.

Apresiasi terhadap gerakan ‘Rabu Biru’ ini juga disampaikan Calon Wakil Gubernur Andika Hazrumy. "Strategi gerakan ini relawan yang tahu, tetapi saya lihat semakin menggeliat dan banyak yang terlibat," kata Andika.

Andika menilai, gerakan ‘Rabu Biru’ ini ikut membakar semangat dirinya untuk membangun Banten bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami ternyata berjuang tidak sendiri. Banyak yang terlibat, banyak yang turun tangan. Kebersamaan ini harus terus tercipta. Kita bersatu untuk membangun Banten lima tahun ke depan," ucap Andika.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Turun Tangan untuk ‘Rabu Biru’, Ii Amarullah mengatakan, dalam membangun lima tahun ke depan, tidak bisa dilakukan hanya oleh WH-Andika, tetapi oleh seluruh masyarakat Banten.

“Gerakan ini untuk menghimpun kebersamaan membangun Banten. Sekaligus simbolisasi bahwa hari Rabu, 15 Februari 2017, kita bersama-sama memilih WH-Andika,” kata Amarullah, menjelaskan.

Ia juga bersyukur pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur WH-Andika mendapat nomor urut satu. “Ini semakin memperkuat semangat kita. Kita harus bersatu, turun tangan atau ikut berpartisipasi dengan segenap kemampuan untuk berkontribusi untuk Banten,” ujarnya. [nr]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ibu-Ibu di Tangsel Ramaikan Gerakan Turun Tangan untuk ‘Rabu Biru’
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top