Rabu, 12 Desember 2018 |
News Room

Jalan Rusak di Musim Hujan, Siswa SD di Banten Selatan Tak Bersekolah

Jumat, 09 Nov 2018 | 15:20 WIB Dibaca: 727 Pengunjung

Salah satu jalan poros desa yang rusak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Jumat (9/11/2018). [ist]*

LEBAK, [NEWSmedia] - Memasuki musim penghujan, warga Kampung Malanding, Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak mulai merasa resah dengan kondisi jalan desa yang rusak parah.

Kepala Desa Sawarna Timur, Cecep mengatakan, kondisi seperti itu sudah puluhan tahun terjadi, bahkan setiap di musim penghujan, para siswa sekolah dasar yang tinggal di Kampung Malanding tidak berangkat ke Sekolah di karenakan akses jalan yang rusak dan membahayakan.

"Kalau musim hujan gak ada yang sekolah, jalannya rusak dan licin khawatir terpeleset, sebab banyak tanjakan terjal yang hanya dipadatkan dengan batu oleh warga dan tepi jalan jurang," kata Cecep saat mengecek kondisi jalan, Jumat (09/11/2018).

Cecep menjelaskan, jalan poros desa tersebut, sebetulnya sudah dua kali dilakukan perbaikan, pada tahun 2005 dan tahun 2014, namun tidak bertahan lama, dikarenakan kekuatan jalan tidak sebanding dengan beban kendaraan yang melintas.

"Kalau diaspal gak akan kuat, soalnya yang lewat truk engkel bawa kayu, kelapa, dan komuditi unggulan Pisang Tanduk untuk membuat keripik, jadi mau dilarang melintas juga akan mengganggu ekonomi masyarakat, kalau dibiarkan akan merusak jalan," jelasnya.

Cecep menuturkan, pihaknya telah mengajukan pembangunan jalan kepada Pemerintah Daerah melalui PUPR Kabupaten Lebak dan masuk di  anggaran tahun 2019.

"Sebenarnya sudah dianggarkan di tahun 2018, hanya saja mundur menjadi 2019, kami berharap akan dilakukan pengecoran mengingat beban kendaraan yang melintas agar jalan dapat lebih bertahan lama," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Jalan Rusak di Musim Hujan, Siswa SD di Banten Selatan Tak Bersekolah
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top