• Senin, 8 Agustus 2022

Ngaji Filsafat: Fahruddin Faiz Bicara Soal Cinta, Semakin Dalam Cinta, Semakin Besar Sakitnya, Tapi Nikmat

- Minggu, 10 April 2022 | 07:25 WIB
Fahruddin Faiz bicara soal cinta (YouTube/ Cahaya Untuk Indonesia)
Fahruddin Faiz bicara soal cinta (YouTube/ Cahaya Untuk Indonesia)

NEWSmedia - Guru filsafat, Fahruddin Faiz mengungkapkan bahwa seorang filsuf, Leonardo da Vinci memiliki gagasan khusus tentang cinta.

Gagasan Leonardo tentang cinta itu, kata Fahruddin Faiz adalah live without love is no life at all, yang artinya hidup tanpa cinta adalah bukan hidup.

"Buat apa hidup kalau engga punya cinta, yang membahagiakan itu cinta, kalau nggak percaya, coba kamu alami," kata Fahruddin dikutip NEWSmesia dari YouTube Ngaji Filsafat pada Minggu, 10 April 2022.

Baca Juga: Apa Saja Hikmah Puasa Ramadhan, Lalu Apa Tujuan Puasa Ramadhan: Agar Tahu Simak Jawabannya Disini

Menurut Fahruddin Faiz, unsur yang paling mulia dan unsur yang paling berharga dalam kehidupan manusia, serta fasilitas yang paling mewah yang diberikan oleh Allah SWT pada manusia itu cinta.

"Selain manusia tidak memiliki cinta, jadi hidup tanpa cinta is no live at all, bukan hidup namanya," ujarnya.

Quot selanjutnya yang diungkapkan oleh Leonardo da Vinci, kata Fahruddin Faiz, if there is no love, what then? Yang artinya kalau tidak ada cinta, lantas bagimana manusia harus hidup?.

Baca Juga: Lakukan Hal Ini, Maka Rizki Anda Akan Lebih Cepat dari Orang Biasa, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

"Hidup kita ada nilainya, ketika tidak ada cinta, maka hidup kita isinya dalam pamrih-pamrih, internes internes kepentingan-kepentingan, egoisme egoisme yang ini semua sumber segala macam konflik dalam kehidupan kita, jadi kita butuh cinta, bukan budak cinta ya, kita butuh cinta," ucapnya.

Meskipun begitu, kata Fahruddin, Leonardo juga pernah menyatakan bahwa semakin dalam rasa cinta, maka akan semakin besar pula rasa sakitnya, namun sakitnya cinta itu nikmat.

"Cinta itu kan perjuangan dan pengorbanan, yang pertama dikorbankan itu ego dan itu sakit, mengorbankan ego itu kan sakit, tapi sakitnya cinta itu nikmat, cuma ini hanya diketahui bagi yang pernah mengalaminya, yang tidak pernah, ya ga akan tahu, maka kalau ingin tahu cintalah," ujarnya.

Baca Juga: Keutamaan Shalat Dhuha di Bulan Ramadan, Begini Waktu yang Paling Tepat Menurut Ustadz Adi HIdayat

Menurut Fahruddin, cinta yang besar berawal dari pengetahuan yang dalam terhadap objek yang dicintai dan kalau manusia hanya mengetahui sedikit tentang yang dicintai, maka cintanya pun hanya sedikit atau bahkan sebenarnya itu bukan cinta.

"Jadi katanya Leonardo 'Tak Kenal Maka Tak Sayang', makanya kalau katanya Erich Fromm, salah satu komponen cinta itu knowledge, kamu harus tahu, punya pengetahuan dan mengejar pengetahuan tentang yang dicintai," kata Fahruddin.***

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini