• Sabtu, 23 Oktober 2021

Banten Darurat Difteri, Bupati/ Wali Kota Diminta Keluarkan SK KLB

- Selasa, 12 Desember 2017 | 14:20 WIB
Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi dan Krisis Kesehatan, Dinkes Provinsi Banten, drg. Rostina di Ruang Kerjanya, Selasa (12/12/2017).*
Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi dan Krisis Kesehatan, Dinkes Provinsi Banten, drg. Rostina di Ruang Kerjanya, Selasa (12/12/2017).*

"Ini penyakit yang sudah langka, biofarma tidak produksi ADS lagi, pemerintah mengupayakan agar produksi dan ternyata produksi ADS tidak gampang," ungkapnya.

Selain itu ia juga mengimbau kepada masyarakat Banten agar segera melakukan imunisasasi ke tempat pelayanan kesehatan atau puskesmas terdekat, sebab menurutnya wabah difteri merupak penyakit yang dapat ditangani dengan imunisasi (DP3I).

"Difteri itu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), maka kami imbau masyarakat untuk segera melakukan imunisasi atau vaksinasi dan kalau bepergian ke tempat-tempat umum, dianjurkan menggunakan masker," pungkasnya.

Untuk diketahui, rincian wabah difteri yang terjadi di Banten adalah sebagai berikut: Kabupaten Tangerang 27 kasus dan empat orang meninggal, Kabupaten Serang 14 kasus dan dua orang meninggal, Kota Tangerang 14 kasus, Kabupaten Pandelang 10 kasus dan satu orang meninggal, Kota Serang 8 kasus dan satu orang meninggal, Kota Tangerang Selatan 4 kasus, Kabupaten Lebak 3 kasus dan satu meninggal, dan Kota Cilegon 1 kasus. [ahi]

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X