Selasa, 26 Maret 2019 |
News Room

Mahasiswa Desak Wali Kota Serang Tutup Galian C Ilegal di Pancur

Senin, 14 Jan 2019 | 12:38 WIB Dibaca: 398 Pengunjung

Aksi mahasiswa di Depan Kantor Wali Kota Serang, Senin (14/1/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Lingkungan Kota (Mahapelita) Kota Serang menggeruduk Kantor Wali Kota Serang, Senin (14/1/2019).

Kedatangan mereka tidak lain untuk meminta kepada Wali Kota Serang, Syafrudin agar menutup Galian C yang diduga ilegal di Lingkungan Pancur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan Kota Serang.

"Kami meminta kepada Wali Kota Serang, Pak Syafrudin untuk menutup Galian C yang ilegal itu karena berdampak pada kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat, di sana" kata Koordinator Aksi, Syamsul dalam orasinya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Perda Kota Serang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Serang Tahun 2010-2030, wilayah tersebut merupakan kawasan hutan rakyat yang harus dijaga.

BACA JUGA: Ditutup Sementara, Galian C di Kota Serang Masih Beroperasi

"Kami hanya mengingatkan kepada pemangku kebijakan di Kota Serang untuk bersama-sama bergerak dan menjaga hutan rakyat dan hutan kita semua," jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya menduga Galian C yang dikelola oleh yayasan tersebut adalah ilegal, lantaran izin yang diberikan untuk pembangunan pondok pesantren, bukan untuk tambang.

"Tapi nyatanya sampai hari ini, aktifitas di galian itu masih berlangsung, padahal sebelumnya, dari pihak kelurahan sudah meminta agar proses galian ditutup sementara," tuturnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, aksi tersebut bukan untuk terakhir kalinya, sebab jika Galian C belum ditutup, pihaknya akan kembali mendatangi Kantor Wali Kota Serang dengan jumlah massa yang lebih banyak.

"Kita tetap komitmen untuk menjaga lingkungan kami, jika aspirasi ini diabaikan, kami akan bawa massa yang lebih banyak ke sini," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

LAINNYA

Aturan Tarif Ojek Online Diumumkan Hari Ini
Senin, 25 Mar 2019 | 16:52 WIB
Aturan Tarif Ojek Online Diumumkan Hari Ini
Jokowi: Banten Kumaha Damang?
Minggu, 24 Mar 2019 | 18:05 WIB
Jokowi: Banten Kumaha Damang?

KOMENTAR

Mahasiswa Desak Wali Kota Serang Tutup Galian C Ilegal di Pancur
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top