• Selasa, 28 September 2021

Wahidin Halim: Kita Bumi Hanguskan Sekolah Kotor dan Tidak Layak

- Selasa, 21 November 2017 | 18:32 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim saat mengunjungi sekolah rusak di Desa Batukuwung, Padarincang, Kabupaten Serang. (Dok: Peliputan Provinsi Banten)
Gubernur Banten Wahidin Halim saat mengunjungi sekolah rusak di Desa Batukuwung, Padarincang, Kabupaten Serang. (Dok: Peliputan Provinsi Banten)

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten Wahidin Halim menginginkan seluruh fasilitas pendidikan di Banten lebih baik dibandingkan sekarang. WH ingin sarana dan prasarana seluruh sekolah di Banten harus baru, layak dan bersih.

“Kita bumi hanguskan sekolah kotor dan tidak layak tersebut,” kata Wahidin dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Gubernur tentang Rancangan APBD Banten 2018 di Gedung DPRD Banten, Selasa (21/11/2017).

Wahidin mengatakan, untuk mengurus dunia pendidikan, Pemerintah Provinsi Banten akan all out. Selain sudah komitmen menanggung biaya sekolah gratis untuk tingkat SMA dan SMK, pihaknya juga akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur penunjang pendidikan.

“Kita benahi segala yang mendukung untuk perbaikan pendidikan, termasuk membangun sumber daya manusia (SDM) guru, supaya proses belajar mengajar (KBM) bisa maksimal diserap siswa,” tuturnya.

Wahidin pun mengungkapkan, urusan pendidikan secara nasional mengalami perubahan peraturan sejak diberlakukan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang pemerintah daerah yaitu terkait pengelolaan tingkat SMA/SMK yang semula dikelola pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, kini menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Maka setelah di alihkan ke Pemrov, kita gratiskan itu SMA/SMK. Malu kita sama kota/kabupaten yang sudah menggratiskan lebih dahulu, kasihan yang sekolah di SMA/SMK tapi masih bayar. Tahun 2018, kita gratiskan semua. Itu bentuk atensi kita, bentuk perhatian kita kepada rakyat,” ucapnya.

Dikatakan Wahidin, untuk pembangunan dunia pendidikan perlu anggaran yang cukup besar. Ia pun mewanti-wanti birokrat tidak boleh memotong uang rakyat, karena dari tindakan itu berpotensi menghambat pembangunan.

“Jadi semuanya, dari saya dan pak Wakil Gubernur (Andika Hazrumy) udah komitmen. Tapi tentunya dari pegawai pun harus punya niat sama untuk memacu pendidikan di Banten lebih maju,” pinta Wahidin.

Membangun unit sekolah baru dan ruang kelas baru

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

Iklan DPRD Banten HUT SMSI

Sabtu, 13 Maret 2021 | 10:52 WIB

Iklan DPRD Banten Isro Miraj

Jumat, 12 Maret 2021 | 15:17 WIB

Pemprov Banten Raih e-Government Award

Senin, 4 November 2019 | 12:31 WIB
X