• Selasa, 5 Juli 2022

SMSI Apresiasi Jokowi Tunda Pembahasan RUU Cipta Kerja dan Fokus Tangani Covid-19

- Sabtu, 25 April 2020 | 16:04 WIB
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.

JAKARTA, [NEWSmedia] - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang menunda pembahasan RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan.

Menurutnya, dengan penundaan pembahasan salah satu RUU tersebut, kata Firdaus, pemerintah telah mendengarkan aspirasi masyarakat sebagaimana keberatan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh. 

"Setidaknya Presiden telah menunda pembahasan salah satu RUU yang semula akan dibahas bersama RUU lainnya, yaitu RUU KUHP," kata Firdaus melalui siaran pers, Sabtu (25/4/2020).

Ia menjelaskan, pihaknya juga menudukung Dewan Pers yang secara tegas menolak pembahasan RUU KUHP dan RUU Cipta Kerja karena pemerintah perlu fokus menangani Pandemi Covid-19.

“Ini persoalan penting bangsa yang perlu didengar oleh pemerintah.” kata Firdaus.

Sementara Wakil ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat, Taufiqurahman Ruki meminta jajaran pengurus SMSI agar tetap mencermati RUU Omnibus Law secara menyeluruh.

“Pembahasan RUU Omnibus Law, seharusnya juga lebih disoroti SMSI karena berpotensi mementahkan banyak UU,” ujar Wakil ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat ini.

Dalam kondisi seperti ini, kata dia, sebaiknya anggota DPR tidak melanjutkan  pembahasan omnibus law ini secara keseluruhan. Karena kurang tepat jika dipaksakan untuk segera diputuskan. 

“Idenya  bagus, tetapi secara substansi harus cermat. Nah kecermatan ini yang kita susah dapatkan dalam kondisi DPR dan situasi publik secara nasional seperti saat ini" ujar Taufiequrahman Ruki yang kini juga memimpin Perkumpulan Urang Banten (PUB) yang tersebar di Indonesia dan berbagai belahan dunia.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini