• Minggu, 24 Oktober 2021

Segudang Nutrisi Kacang Tanah yang Menyehatkan

- Senin, 3 April 2017 | 01:02 WIB
Kacang tanah.*
Kacang tanah.*

[NEWSmedia] - Kacang tanah adalah tanaman pangan yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Baik tua maupun muda kerap menjadikannya sebagai makanan ringan untuk cemilan. Penyajiannya pun bisa beragam, ada yang digoreng, direbus, dikukus, dioven, maupun disangrai. Aneka pengolahan kacang tanah tersebut masing-masing tentunya memiliki cita rasa yang berbeda.

Namun, berbicara soal kacang tanah, apakah Anda sudah mengetahui manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari si kecil kacang tanah ini?

Sebagian orang pasti ada yang sudah tahu manfaat kacang tanah, dan ada juga yang tidak. Malah mungkin yang paling sering kita ketahui hanyalah beberapa mitos kesehatannya saja. Misalnya saja, kebanyakan makan kacang tanah nanti bisa timbul jerawat. Apakah itu benar? Tentu saja tidak! Jerawat timbul bukan karena makan kacang tanah. Tapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, salah satunya adalah terlalu banyak konsumsi gula yang dapat menyebabkan kadar insulin dalam darah menjadi meningkat sehingga produksi hormon androgen pun meningkat yang mengakibatkan kulit berminyak.

Itu salah satu mitos kesehatan tentang kacang tanah yang beredar di masyarakat hingga saat ini. Parahnya, ada satu lagi mitos yang jauh lebih menghebohkan. Yaitu tentang adanya kontaminasi aflatoksin pada kacang yang terkait dengan kanker hati.

Kacang tanah, seperti banyak makanan lain, memang rentan terhadap kontaminasi aflatoksin. Aflatoksin adalah senyawa racun berasal dari fungi yang dikenal mematikan. Aflatoksin merupakan zat karsinogen, dan di masa lalu, makan kacang atau selai kacang yang terkontaminasi aflatoksin dapat menempatkan orang pada peningkatan risiko untuk kanker hati. Serta ada juga hubungan antara konsumsi aflatoksin dan masalah kognitif.

Kedengarannya cukup menakutkan, tapi jangan biarkan ini mencegah Anda untuk menikmati segenggam kacang atau semangkuk kacang tanah yang renyah dan lezat! Umumnya para produsen penjual aneka jenis makanan dari kacang di berbagai negara ini sudah diuji terlebih dahulu untuk aflatoksin. Mereka juga melakukan teknik penanganan dan penyimpanan yang baik untuk memerangi aflatoksin. Bahkan memerangi kontaminasi aflatoksin juga sudah diterapkan sejak penanaman hingga kacang tanah ini di panen.

Pernyataan Dr Andrew Weil telah membuat titik besar tentang kacang dan aflatoksin: “Sementara kita tidak tahu banyak tentang bahaya paparan jangka panjang untuk tingkat rendah aflatoksin... belum ada wabah kanker hati di antara anak-anak, seperti yang Anda tahu, merekalah yang paling banyak mengonsumsi selai kacang.”

Untuk itu, pilihlah kacang tanah yang terlihat sehat, jika sudah busuk atau bahkan berjamur, alangkah baiknya jangan dikonsumsi.

Terlepas dari berbagai macam mitos seputar kacang tanah, apa sih sebenarnya manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari kacang tanah? Nah, berikut ini secuil penjelasannya.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X