• Selasa, 28 September 2021

Nostalgia Permainan Tradisional di Festival Banyuwangi

- Kamis, 27 Juli 2017 | 17:02 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, seolah tidak pernah kehabisan ide dalam mengonsep pariwisata. Salah satunya melalui Banyuwangi Festival 2017 yang diselenggarakan di jalan protokol depan gedung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (22/7).

Kegiatan tersebut menghadirkan banyak keceriaan lewat ragam festival anak. Salah satunya Festival Memengan (Mainan) Tradisional. Di festival ini, ribuan siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) memainkan aneka permainan jadul (zaman dahulu) yang sudah jarang mereka mainkan sehari-hari.

Jalan protokol yang berada di tengah Kota Banyuwangi berubah menjadi arena bermain yang asyik bagi ribuan anak daerah dan wisatawan yang datang. Mereka berparade sambil bermain aneka mainan lawas seperti, egrang bambu, gasingan, bedil-bedilan, gobag sodor, engklek, dakon, bintang aliyan, medi-median, balap karung, klompen panjang, tarik tambang hingga dagongan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, sebagian anak-anak mungkin tidak mengenal permainan-permainan tradisional. Padahal, permainan tradisional memiliki banyak filosofi. Festival Memengan ini sekaligus sebagai upaya untuk memperkenalkan mainan tradisional pada anak-anak. Orang tua juga bisa bernostalgia dengan permainan-permainan yang pernah mereka mainkan semasa anak-anak.

"Orang tua bisa nostalgia pada permainan yang populer di masa mereka dulu. Upaya ini sekaligus memperkenalkan pada anak-anaknya dan kami harap bisa membiasakan pada anak-anak mereka," ujar Anas.

Anas mengatakan, permainan tradisional memiliki banyak unsur gotong royong sehingga menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian pada anak-anak. Saat ini, kata dia, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain gawai sehingga lebih banyak asyik sendiri. "Ini juga sebagai bentuk pendidikan karakter bagi anak, yang mengajak mereka belajar kebiasaan baik yang sesuai perkembangan usia anak," kata Anas.

Tak hanya bermain permainan tradisional, anak-anak tersebut juga menampilkan bakat seni dan budaya. Misalnya saja tarian barong cilik dan jaranan buto. Sebagian anak juga bermain alat musik yang tidak biasa, mereka membentuk formasi drum band yang alat musiknya terbuat dari bahan-bahan yang ada di lingkungan rumah. Contohnya, terompet yang terbuat dari janur kelapa dan seruling dari pipa paralon dan ditambah iringan rebana sehingga menghasilkan irama musik yang unik. Suasana semakin meriah saat suara peluru kertas dari senapan bambu dan pelepah pisang berdesingan di udara. Terasa bagaikan ada di medan perang.

Tak mau kalah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga ikut bermain tembak-tembakan bersama mereka. Anas juga ikut bermain hula hop, egrang, berjalan di atas batok kelapa, dan mobil-mobilan dari bambu. Lewat permainan tradisional, para peserta akan banyak belajar mengasah kreativitas dan dilakukan secara berkelompok. "Ini akan melatih mereka untuk menumbuhkan kebersamaan dalam kehidupannya, berbeda dengan permainan modern yang individualistis," kata Anas. Pihaknya juga ingin mengajak anak-anak menjajal permainan tradisional agar mereka cinta pada kesenian daerahnya.

Banyuwangi Festival menyuguhkan juga menyuguhkan konser Lalare Orkestra yang berlangsung malam harinya di Gesibu Taman Blambangan. Sebanyak 130 musikus cilik menampilkan perpaduan musik tradisional dan modern sembari menampilkan seni teater. Kelompok musik Lalare Orchestra pernah meraih penghargaan tingkat dunia dari Pasific Asia Travel Association (PATA) kategori Heritage and Culture pada 2016.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X