• Jumat, 17 September 2021

Terlalu Banyak Serat Akan Sebabkan Batu Ginjal? Ini Faktanya

- Kamis, 10 Agustus 2017 | 09:34 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Konsumsi terlalu banyak serat dari sayur dan buah dianggap dapat menyebabkan batu ginjal. Hal ini tak jarang membuat masyarakat khawatir untuk mengonsumsi sayur maupun buah lebih banyak. Benarkah serat dalam buah dan sayur menyebabkan batu ginjal?

"Apa yang sebabkan batu ginjal? Paling sering adalah asam urat yang tinggi," terang spesialis penyakit dalam dari Siloam Hospitals dr Hardianto Setiawan Ong SpPD KGEH FINASIM saat ditemui dalam peluncuran FiberCreme di Jakarta, Selasa (8/8).

Hardianto mengatakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi kadar asam urat dalam tuuh adalah asupan protein. Pola makan kaya protein umumnya mengandung purin tinggi yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Hardianto mengatakan jeroan merupakan salah satu contoh makanan dengan kandungan purin yang tinggi.

Selain pada protein, kandungan purin yang tinggi juga bisa ditemukan pada beberapa jenis sayuran. Beberapa sayuran tersebut adalah brokoli dan kubis. "(Terlalu banyak konsumsi sayuran tersebut) Bisa menimbulkan asam urat," tambah Hardianto.

Senada dengan Hardianto, peneliti dari Laboratorium Pangan dan Gizi UGM Profesor Dr Y. Marsono menegaskan bahwa serat dari sayur maupun buah bukan penyebab batu ginjal. Selain asam urat, Marsono mengatakan batu ginjal bisa terbentuk melalui reaksi antara kalsium dan oksalat di dalam ginjal.

Ketika tubuh mendapatkan kalsium dan oksalat yang berlebih, kedua zat ini akan bertemu di dalam ginjal dan bereaksi satu sama lain. Reaksi antara kalsium dan oksalat akan menghasilkan kalsium oksalat atau garam dengan bentuk kristal yang runcing di dalam ginjal.

"Itu akan menyebabkan kesakitan luar biasa pada ginjal," jelas Marsono.

Marsono mengatakan beberapa sayur diketahui mengandung oksalat yang tinggi. Salah satunya adalah bayam.

Di sisi lain, kelebihan oksalat juga bisa terjadi akibat konsumsi vitamin C dosis tinggi terlalu sering. Saat dimetabolisme, vitamin C akan menghasilkan metabolit atau hasil antara berupa oksalat. Jika oksalat ini bereaksi dengan kalsium di dalam ginjal, maka akan menghasilkan kalsium oksalat atau kristal garam yang menyakitkan ginjal.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X