• Selasa, 24 Mei 2022

Bukit Sekuter Dieng, Spot Eksotis Berbalut Suhu 4 Derajat

- Selasa, 15 Agustus 2017 | 16:00 WIB
Bukit Sekuter Dieng.*
Bukit Sekuter Dieng.*

[NEWSmedia] - Bukit Sekuter di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, tentu kalah pamor dibanding puncak-puncak populer di seantero kaldera Dieng, seperti Gunung Sikunir atau Gunung Prau, jika ingin melihat matahari terbit atau tenggelam dari ketinggian.

Akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba menikmati bentang alam Dieng sembari merasakan dinginnya suhu udara di bawah 4 derajat Celsius dari puncak yang namanya mirip-mirip dengan jenis kendaraan bermotor roda dua tersebut. Apalagi, jika Anda adalah orang yang tidak yakin dengan stamina untuk mendaki bukit tinggi atau bahkan sebuah gunung.

Tidak butuh waktu lama untuk naik ke Bukit Sekuter dari kompleks Candi Arjuna selama kurang dari 25 menit dengan berjalan kaki santai menyusuri Jalan Raya Dieng dan belok ke Jalan Dwarawati. Telusuri Dwarawati sampai ujung maka beberapa saat kemudian akan dihadapkan pada tanjakan yang harus didaki.

Jika masih merasa keberatan untuk jalan kaki, bukit tersebut nyatanya sering dilewati kendaraan bermotor beroda dua jenis trail. Akan tetapi, sepertinya akan terlalu mudah naik ke puncak Sekuter jika menggunakan kendaraan bermotor.
Objek wisata tersebut juga terletak tidak jauh dari sejumlah penginapan swakelola masyarakat (homestay) di sekitar Candi Arjuna. Jadi, untuk menaiki Bukit Sekuter baiknya memang berjalan agar bisa sedikit merasakan sensasi melangkahkan kaki laksana para pendaki puluhan gunung.

Seorang warga Dieng yang juga pemilik "homestay" Kemangi Syariah, Zaidan Mursalin Daud, mengatakan bahwa Bukit Sekuter adalah salah satu puncak yang tergolong ringan untuk didaki yang menawarkan panorama yang indah.
Selain bukit tersebut, kata dia, terdapat puncak lain yang menawarkan pemandangan ciamik lanskap kaldera Dieng, seperti Gunung Pangonan, Gunung Sikunir, dan puncak-puncak lain di Dieng.

Tidak dibutuhkan upaya berlebih untuk menaiki Bukit Sekuter, terlebih jika biasa berjalan kaki. Terdapat dua tanjakan yang bisa jadi menguras stamina, yaitu saat mendekati loket penjualan tiket Bukit Sekuter dan jalan setapak menuju area utama puncak tersebut.

Jangan lupa untuk membawa senter untuk penerangan jalan jika memang menaiki Bukit Sekuter saat pagi buta. Trek hiking relatif mudah. Akan tetapi, tanpa penerangan cukup bisa jadi pengunjung bisa terjungkal karena tersandung atau menginjak tanaman penduduk yang didominasi tumbuhan kentang di kanan kiri sepanjang jalan setapak menuju puncak bukit.

Jika ada petugas loket yang berjaga, cukup membayar Rp5.000 untuk memasuki kawasan utama Bukit Sekuter. Petugas loket biasa berjaga jelang matahari terbit dan tenggelam karena memang dua momentum tersebut bukit yang dekat dengan perumahan warga itu ramai dikunjungi wisatawan.

Sesampainya di puncak, siap-siap saja anggota badan disapu angin dingin dan kabut dini hari di Dieng. Cuaca dingin sejatinya tidak akan menusuk tulang jika pengunjung mengenakan baju tebal berlapis secukupnya di suhu yang kurang dari 4 derajat Celsius saat musim kemarau seperti pada bulan Juli s.d. Agustus.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB