• Selasa, 28 September 2021

Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

- Minggu, 22 Oktober 2017 | 06:32 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Penyakit kerusakan otak atau cerebral palsy diderita seorang anak sejak ia lahir. Akibatnya, anak akan mengalami gangguan kecerdasan, sensori, bahkan motoriknya.

Tak ada statistik resmi berapa besar penderita lumpuh otak atau cerebral palsy di Indonesia. Namun, gangguan ini disebut mungkin terus meningkat, berdasarkan anak yang datang ke Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC).

Menurut dr Yanti Sampurno, pengurus medis YPAC Jakarta, cerebral palsy merupakan kumpulan gejala yang terjadi pada anak sejak lahir dan disebabkan karena kurang mendapatkan pasokan oksigen.

Kelumpuhan sel otak itu bersifat menetap, sehingga sebagian besar yang terganggu adalah fungsi motorik—namun juga ada gangguan intelegensi, sensori, visual serta emosi.

Penyakit lumpuh otak itu menyebabkan sebagian penderita tidak memiliki fungsi menelan dengan baik hingga tidak memiliki refleks otot sama sekali.

Yanti mengatakan kurangnya pasokan oksigen ke otak yang menyebabkan cerebral palsy hanya terjadi pada periode tertentu, yakni kehamilan, menjelang akhir persalinan, proses persalinan dan tak lama setelah proses persalinan.

Pada proses persalinan, kata Yanti, bayi bisa kekurangan oksigen bila proses persalinan cukup lama.

"Kita kan tidak semua di kota besar, tidak semua pengobatan dan persalinan baik, mungkin anak tadi lama proses persalinannya, tidak nafas cukup lama," kata Yanti saat ditemui di kantor YPAC Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Kekurangan oksigen pada janin dalam kandungan, bisanya diakibatkan oleh infeksi. Kondisi ini biasa terjadi pada persalinan yang tidak higienis, di mana infeksi tersebut menjadi radang otak. Kelahiran prematur pun juga memiliki peran terjadinya cerebral palsy.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X