• Selasa, 28 September 2021

Tips Hindari Penipuan di Facebook

- Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:09 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Kepolisian Singapura mengonfirmasi peningkatan jumlah kasus penipuan yang dilakukan melalui media sosial Facebook. Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (12/1), ada 108 kasus penipuan melalui Facebook yang dilaporkan antara Januari dan November 2017.

Jumlah ini sangat mengejutkan mengingat tak ada kasus yang dilaporkan pada 2015 dan 2016. Kasus scammers hacking atau kloning akun Facebook adalah masalah yang paling sering ditemui.

Polisi mengatakan ada 56 kasus seperti ini dilaporkan antara Januari dan November tahun lalu. Disarankan, periksa pengaturan privasi Anda untuk memastikan hanya teman mengetahui informasi yang ada. Hal itu membuat penipu lebih sulit untuk menjadikan Anda sebagai korban.

Berikut ini lima tips agar terhindar dari kasus penipuan di Facebook.

Penerimaan permintaan teman baru dari teman lama? Mungkin itu bukan mereka
Permintaan itu bisa dari seseorang yang telah mengkloning akun teman Anda. Penipu akan menyalin akun Facebook termasuk nama, foto profil, dan bahkan foto sampul dari akun korban.

Dengan akun kloning ini, penipu akan mencoba menambahkan teman dari Facebook korban dan menipu mereka agar percaya bahwa akun kloningan ini teman sejati. Setelah diterima, penipu akan secara pribadi memberi pesan pada teman korban untuk uang atau nomor ponsel penyedia layanan.

Pada awalnya, biasanya mereka akan menceritakan kisah menyedihkan. Pada akhirnya, penipu meminta tiga digit One Time Password (OTP) untuk dikirim ke nomor ponsel mereka. OTP ini digunakan untuk melakukan pembelian palsu dibebankan ke tagihan telepon korban.

Jangan berbagi informasi pribadi seperti nomor identifikasi, rincian paspor, rincian kontak, rekening bank atau kartu kredit, dan kode OTP atau verifikasi dengan siapapun, kata polisi.

Melindungi diri sendiri dengan sembunyikan aktivitas publik
Untuk menjaga penipuan, sembunyikan daftar teman Anda. Meskipun mereka masih bisa memalsukan akun, pendidik digital Carol Loi mengatakan jika mereka tidak dapat melihat daftar teman itu akan mempersulit mereka untuk menargetkan teman Anda.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X