• Jumat, 17 September 2021

Ternyata Tumbuhan Liar Ini Ampuh Obati Stroke

- Jumat, 20 April 2018 | 06:32 WIB
Krokot.*
Krokot.*

[NEWSmedia] - Krokot, mendengar nama tumbuhan yang satu ini mungkin akan terasa asing di telinga Anda. Namun, jika melihat wujud dari krokot kemungkinan sebagian dari Anda pernah menemukannya.

Tanaman krokot sebenarnya ada di sekitar kita dan seringkali dianggap sebagai tumbuhan pengganggu atau gulma. Padahal, tanpa disadari saat menyingkirkan krokot pada kebun atau tanaman hias, Anda sedang membuang tumbuhan liar yang berharga.

Bagaimana tidak, krokot adalah satu satu tanaman yang memiliki kandungan omega 3 paling tinggi daripada sayuran atau tanaman hijau lainnya. Tumbuhan yang selama ini digunakan sebagai pakan jangkrik tersebut, nyatanya bisa dijadikan bahan masakan untuk manusia dan bermanfaat bagi kesehatan.

Daunnya kaya akan lendir, bunga dan daunnya bisa diolah menjadi makanan, dan hal yang lebih fantastis lagi tumbuhan ini mengandung sedikit kalori, kaya akan serat makanan, vitamin, dan mineral. Masih dari sumber yang sama, tumbuhan yang memiliki nama latin Portulaca tersebut juga kaya asam lemak dan omega 3 yang jika dikonsumsi bisa mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Anda yang memiliki sebuah kebun di halaman rumah, cobalah untuk mulai memperhatikan tumbuhan-tumbuhan yang tumbuh liar. Ketika cuaca panas atau musim sedang kemarau akan cukup mudah menemukan krokot, karena tumbuhan ini suka dengan sinar matahari dan gulma-gulma lainnya akan langka.

Salah satu olahan krokot yang enak dan sehat adalah salad sayuran. Anda bisa menambahkan krokot dalam salad bersama dengan tomat segar, oregano, keju dipotong dadu, mentimun, dan bawang. Tidak hanya salad sayuran saja, krokot juga ternyata sudah diolah sejak tahun 90-an, dalam sebuah kompetisi membuat pizza di Montecarlo, sumber menuliskan krokot bisa dijadikan topping bersamaan dengan jamur piopinni.

Bagi Anda yang masih kesulitan menemukan atau mengenali krokot, ciri fisiknya hanya memiliki tinggi sekira 40 sentimeter, batangnya berdaging dan berair, halus, warnanya hijau kemerahan hingga merah keunguan, bercabang, seringkali membentuk tikar bundar diameter sekira 30-60 sentimeter atau lebih besar.

Sementara, bentuk dan ukuran daunnya kecil, lonjong, tebal, biasanya warna daun hijau tua, dan bunga krokot berukuran kecil, kuning, soliter atau bergerombol, ada di bagian atas pada daun terakhir di cabang. Krokot biasanya mudah ditemukan pada Juni dan Juli. [okz]

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X