• Selasa, 28 September 2021

Rupiah Melemah Jadi Obat Kurangi Impor dan Genjot Pariwisata

- Rabu, 5 September 2018 | 10:00 WIB
Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung tertekan. Sejak awal tahun, nilai tukar rupiah melemah 9,04 persen terhadap dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat terhadap dolar AS ke posisi 14.780 pada Selasa siang 4 September 2018. Pada pembukaan, rupiah berada di posisi 14.822 per dolar AS atau turun 0,04 persen dari penutupan kemarin 14.815 per dolar AS. Sepanjang Selasa pekan ini, rupiah bergerak di kisaran 14.780-14.845. Nilai tukar rupiah melemah 9,04 persen terhadap dolar AS.

Berdasarkan kurs referensi, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah melemah 73 poin dari posisi 14.767 per dolar AS pada 3 September 2018 menjadi 14.840 per dolar AS pada 4 September 2018.

Direktur Strategi dan Kepala Makro Ekonomi PT Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat menuturkan, pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini didorong karena masalah sentimen. Hal ini didorong dari krisis keuangan yang terjadi di Turki, Argentina dan Brazil. Budi menilai, krisis keuangan yang terjadi di negara tersebut diduga mirip dengan Indonesia pada 1998.

Budi menuturkan, efek krisis keuangan yang terjadi di Turki dan Argentina itu berdampak terhadap negara berkembang termasuk Indonesia. Apalagi Indonesia juga mencatatkan defisit perdagangan dan transaksi berjalan.

Tercatat defisit transaksi berjalan sudah mencapai tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan defisit transaksi berjalan pada kuartal II 2018 tercatat sebesar USD 8 miliar.

Angka itu meningkat dibandingkan periode sama pada tahun lalu yang hanya sebesar 1,96 persen dan juga lebih besar dari kuartal I 2018 yang hanya sebesar 2,2 persen dari PDB atau USD 5,5 miliar.

Budi mengatakan, pemerintah perkuat ekonomi dengan infrastruktur sehingga butuh barang impor dan pembangunan infrastruktur dilakukan di tengah Amerika Serikat (AS) memperketat kebijakan moneternya. Hal tersebut mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Budi menambahkan, kondisi nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada 2018, menurut Budi berbeda dengan kondisi 1998.

Halaman:

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

5 Ide Menu Sarapan yang Bisa Dibuat dengan Air Fryer

Senin, 11 Januari 2021 | 07:16 WIB

Menguak Fakta di Balik Mitos soal Menstruasi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:19 WIB

5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:34 WIB

Tips Cegah Covid-19 di Tempat Kerja

Senin, 29 Juni 2020 | 09:35 WIB

Bocoran 6 Fitur Baru WhatsApp yang Sedang Diuji

Jumat, 12 Juni 2020 | 19:23 WIB

5 Manfaat Telur Makanan Favorit si Kecil

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:04 WIB

Tips Membersihkan Alat Makeup di Masa Pandemi

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:04 WIB

Cara Pakai Face Wash yang Tepat

Rabu, 10 Juni 2020 | 09:04 WIB

3 Makanan untuk Kulit Cantik, Nomor 1 Coklat

Selasa, 9 Juni 2020 | 09:30 WIB
X