NEWSmedia – Kementerian BUMN ikut mendorong kemajuan industri musik dan seni di Indonesia melalui revitalisasi dan pengembangan aset Lokananta di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa Lokananta akan dijadikan sebagai sentra kreativitas bagi para musisi, seniman, serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Saya mengunjungi Lokananta tahun lalu, dan sangat prihatin dengan kondisi Lokananta. Padahal nilai historis dan kekayaan intelektual di Lokananta sangat potensial untuk berdayakan. Melalui program optimalisasi aset-aset yang ada di BUMN, Lokananta kita revitalisasi agar dapat memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir di Surakarta, Sabtu 3 Juni 2023 malam.
Baca Juga: Sering Dialami Oleh Milenial, 4 Alasan Mengapa Manusia Susah Fokus, Kamu Harus Tau Ini
Pada tahun 2022, Kementerian BUMN melalui PT Danereksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) melakukan revitalisasi Lokananta yang memiliki luas 2,1 hektar.
Pembangunan fisik Lokananta dimulai pada bulan November 2022 yang ditandai dengan perhelatan Lokananta Reload pada tanggal 27 November 2022, dan dapat diselesaikan dalam waktu hanya enam bulan.
“Lokananta adalah salah satu contoh aset BUMN yang terbengkalai, dan kini berhasil direvitalisasi. Saya meminta Danareksa dan PPA untuk menyiapkan model bisnis yang berkelanjutan, sehingga Lokananta dapat memiliki fondasi yang kokoh untuk dapat terus eksis dan relevan di masa depan,” ujar Erick.
Lokananta versi baru kini memiliki Lima Pilar Utama, yaitu Museum/Galeri Studio Rekaman, Arena Pertunjukan, Area Kuliner, dan Galeri UMKM.
Langkah revitalisasi dan optimalisasi Lokananta juga selaras dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surakarta, di mana Lokananta menjadi salah satu dari 17 Prioritas Pembangunan Kota Surakarta.
Erick mengapresiasi langkah Danareksa melalui PPA yang telah menghidupkan dan mengembangkan kembali Lokananta.
Baca Juga: Sinopsis Drakor Delightfully Deceitful Episode 2: Han Moo Young Ungkap Identitas Asli Lee Ro Um
Sebagai salah satu cagar budaya, dia berharap Lokananta dapat menjadi penyambung antar generasi, dari para musisi senior, hingga para musisi muda yang potensial untuk dikembangkan bakatnya.
“Saya mengajak rekan-rekan musisi dan seniman, dengan dukungan dari BUMN, untuk dapat memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas yang tersedia di Lokananta. Gunakan untuk berkolaborasi dan berkarya, sehingga Lokananta dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, dan pelestarian budaya Indonesia,” ujar Erick.
Untuk diketahui, Lokananta adalah perusahaan rekaman pertama dan terbesar di Indonesia yang didirikan oleh R Maladi pada 1956.
Sebagai ‘Titik Nol’ musik Indonesia, Lokananta sempat mengalami kejayaan di tahun 1970-1980-an dengan mengorbitkan sejumlah legenda musik Indonesia, seperti Gesang, Waldjinah, Bing Slamet, Titiek Puspa, dan Sam Saimun.
Artikel Terkait
Labuan Bajo Jadi The Next Bali? Menteri BUMN Erick Thohir Siap Dorong Wisata Potensial Hingga Tana Mori
Syarat Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2023 yang Wajib Kamu Tahu, Ada Batas Umur Sesuai Jenjang Pendidikan
Erick Thohir Jadi Cawapres Favorit Pilihan Pengikut Twitter Iwan Fals, Suaranya Capai 45-55 Persen
BUMN Buka Loker! Terbuka untuk D3 hingga S1 Lowongan Kerja PT KAI Persero: Segera Daftar Sebelum 4 Juni 2023
Ternyata Sosok Erick Thohir jadi Alasan Utama Argentina Terima Tantangan Timnas Indonesia