• Kamis, 2 Desember 2021

Sekolah Tatap Muka di Banten akan Dimulai Awal September, Dengan Syarat!

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:00 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden HM Mardiono saat meninjau Vaksinasi Massal di BC Logistic, Cilegon, 30 Agustus 2021. (Foto: Hikmatullah/Pemprov Banten)
Gubernur Banten Wahidin Halim dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden HM Mardiono saat meninjau Vaksinasi Massal di BC Logistic, Cilegon, 30 Agustus 2021. (Foto: Hikmatullah/Pemprov Banten)

NEWSmedia - Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan pendidikan tatap muka di sekolah akan dibuka pada awal September 2021. Namun demikian ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, yang pertama adalah vaksinasi.

“1 September sekolah akan dibuka. Para guru sudah divaksinasi semua,” kata Wahidin Halim saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid 19 di BCS Logistics Center Jl. Raya Merak KM. 115, Kota Cilegon, Senin, 30 Agustus 2021.

Kegiatan Vaksinasi Massal Covid 19 tersebut diikuti 1.000 Pelajar SMA dan SMK serta 1.500 Pekerja Sektor Kritikal serta keluarga dan masyarakat di kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon yang berada di sekitar BCS Logistics Center.

Baca Juga: 12 Permainan Tradisional Yang Nyaris Punah Akibat Perkembangan Teknologi Gawai

Gubernur Banten yang akrab disapa WH itu menegaskan guru dan siswa dipastikan harus sudah divaksin.

“Bulan September kita harapkan para siswa sudah divaksinasi Covid 19 semua,” ucap Gubernur WH. Adapun cakupan vaksinasi untuk para pelajar di Provinsi Banten saat ini sudah lebih dari 50 persen.

Pada kesempatan ini, WH mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang datang untuk mengikuti vaksinasi. Dia meminta masyarakat untuk tidak percaya terhadap informasi yang menyesatkan tentang vaksinasi Covid 19.

Baca Juga: Sertifikat Tanah Asrama Haji Banten Diterima, Pembangunan Ditarget Kelar 2022

“Vaksinasi mengurangi gejala dan risiko kematian akibat Covid-19. Berkat kesadaran kita terhadap protokol kesehatan, vaksinasi, dan pola hidup sehat, rumah sakit kita sekarang sudah normal,” ungkapnya.

Kemudian persyaratan lain untuk pendidikan tatap muka adalah pembatasan kapasitas siswa di ruang belajar maksimal 50% dengan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X