• Senin, 18 Oktober 2021

Inilah 10 Gejala Infeksi Covid 19 Varian Delta Menurut Para Ahli dan Cara Mengatasinya di Rumah

- Sabtu, 4 September 2021 | 10:30 WIB
Penanganan pasien positif covid-19. (Ayobandung.com)
Penanganan pasien positif covid-19. (Ayobandung.com)
NEWSmedia - Munculnya varian baru SAR-Cov2 atau varian Delta Covid 19 menjadi jenis virus yang lebih berbahaya dan menular dengan cepat. Pasalnya gejala yang dirasakan oleh penderita varian delta lebih parah dari Covid 19 biasanya. Seperti dikutip Newsmedia dari laman Eat This Not That, Jum’at (3/9/2021) dan beberapa sumber lainnya berikut ini.
 
Adanya masalah kognitif
Para peneliti pada konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer yang dilaksanakan pada akhir Juli lalu menemukan bahwa COVID-19 berhubungan dengan masalah kognitif jangka panjang yang menimbulkan resiko penyakit Alzhemer. Hal ini diperkuat dengan penemuan yang mengatakan bahwa pada pasien COVID-19 ditemukan penanda biologis cedera otak, peradangan dan penurunan oksigen darah Hal ini menunjukan bahwa varian delta mengganggu fungsi kognitif otak.
 
Gangguan pernafasan yang berat
Batuk dan sesak nafas merupakan gejala COVID-19 yang umum terjadi. Namun pada varian delta gangguan pernafasan yang terjadi mungkin bisa lebih parah atau nafas menjadi semakin berat.  
 
 
Sakit di bagian dada
Gejala berat yang potensial lainnya adalah nyeri yang serasa menekan dada secara terus menerus. Hal ini mungkin disebabkan karena paru-paru kita kotor dan mengalami masalah saat memproses oksigen.
 
Merasa tidak karuan sampai tidak bisa bangun
Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit mengatakan bahwa gejala seperti rasa bingung, tidak karuan susah tidur atau sebaliknya mungkin adalah salah satu gejala COVID yang telah menyebabkan peradangan di otak. 
 
 
Demam
Demam merupakan sebuah respon kekebalan tubuh yang bekerja untuk melawan infeksi. Biasanya demam ini terjadi pada suhu 38 derajat selcius dan merupakan gejala yang cukup umum baik dalam varian COVID-19 biasa maupun varian delta.
 
Sakit Telinga
Beberapa dokter di Florida mengatakan sakit telinga yang dialami oleh pasien menunjukan bahwa ia positif COVID setelah melakukan tes. Oleh karena itu, gejala sakit telinga mungkin adalah salah satu gejala varian baru ini.
 
Sakit tenggorokan
Gejala ini juga sangat berhubungan dengan gejala yang dirasakan pada telinga. Hal ini karena sakit tenggorokan yang parah bisa menyebabkan sakit di bagian telinga dan begitupun sebaliknya.
 
 
Hidung Meler dan sering beresin
Menurut Dr. Andrew T.Chan, seorang ahli epidemologi dan beberapa ahli di The New York Times mengatakan bahwa varian delta memiliki gejala seperti bersin atau pilek. Meskipun dengan tanda-tanda yang lebih berbeda dari flu biasanya.
 
Sakit Kepala
Studi pada gejala COVID mengatakan bahwa pada varian delta gejala sakit kepala menjadi gejala paling umum dibandingkan dengan hilang penciuman.
 
Gejala tidak cepat hilang
Beberapa orang mungkin mengalami gejala yang terus menerus dan tidak hilang dalam waktu yang singkat. Seorang ahli epidemiologi Dr. Gwen Murphy mengatakan bahwa Virus SAR-Cov-2 dapat menyerang berbagai bagian tubuh manusia dan berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.
 
 
Jika mengalami gejala-gejala di atas, anda mungkin akan lebih baik untuk tetap melakukan isolasi mandiri dirumah. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala tersebut selama dirumah saja. 
 
1. Tetap membatasi kegiatan di luar rumah
2. Melakukan vaksinasi dengan segera sesuai arahan medis
3. Tetap menjaga protokol kesehatan sesuai standar yang berlaku
4. Tetap memonitor gejala-gejala yang terjadi pada tubuh
5. Jangan sungkan untuk konsultasi dengan tim medis
6. Menjaga kesehatan mental dengan menghindari stress berlebih
7.Jika sudah merasa gejalanya semakin parah, segera hubungi tim medis
 
Itulah penjelasan tentang gejala infeksi virus Covid19 atau varian delta. Semoga bermanfaat ***

Editor: Fatihin Rere

Tags

Terkini

X