• Rabu, 1 Desember 2021

Bantah Tudingan KPK Soal Komitmen Fee Rp2,1 Miliar, Bupati Banjarnegara: Silahkan Tunjukan

- Sabtu, 4 September 2021 | 09:43 WIB
Tampilan terakhir halaman instagram Budhi Sarwono. (Foto: Tangkap Layar akun @budhisarwono)
Tampilan terakhir halaman instagram Budhi Sarwono. (Foto: Tangkap Layar akun @budhisarwono)

NEWSmediaBupati Banjarnegara Budhi Sarwono membantah tudingan KPK yang menyatakan dirinya menerima komitmen fee sebesar Rp2,1 miliar pada 2017 silam, pasca Pilkada Banjarnegara. Budhi pun meminta KPK membuktikan tuduhannya tersebut.

“Untuk masyarakat Banjarnegara, Hari ini saya diduga menerima uang Rp2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa. Silakan ditunjukkan,” ujar Budhi Sarwono melalui akun instagram @budhisarwono, Sabtu 4 September 2021.

Bantahan ini merespon pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang mengungkapkan konstruksi kasus yang menjeratnya, hinggab ia ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Rem Blong, Nyawa Pesepeda Cantik Melayang  di Turunan Tajam

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan, pasca Budhi Sarwono dilantik menjadi Bupati Banjarnegara untuk periode 2017 - 2022, tepatnya di bulan September 2017 memerintahkan Kedy Afandi untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah pengusaha.

“KA ini orang kepercayaan BS, dia juga Ketua Tim Sukses BS pada Pilkada tahun 2017 di Banjarnegara,” kata Firly.

Selanjutnya Budhi Sarwono dan Kedy sering melakukan pertemuan langsung dengan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi Gapensi. Pertemuan kerap dilakukan di salah satu rumah makan di Banjarnegara.

Dalam pertemuan itu, sebagai perintah dan arahan Bupati Budhi, Kedy mengatakan peket-paket proyek akan dilonggarkan dengan menaikan harga perkiraan sendiri sebesar 20 persen dari nilai proyek.

Baca Juga: Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 September 2021, Banyak Skin Gratis, Segera Klaim!

Selanjutnya perusahaan-perusahaan yang ingin mendapatkan proyek diwajibkan memberikan setoran sebesar 10 perse dari nilai proyek, sebagai bentuk komitmen fee.

Pertemuan lanjutan dilakukan di rumah pribadi BS, dihadiri sejumlah penguasaha yang tergabung dalam asosiasi Gapansi.

“Secara langsung BS menyampaikan. Diantaranya, menaikan HPS sebesar 20 persen dari harga saat itu. Dengan pembagian lanjutannya adalah 10 perseb untuk BS sebagai komitmen fee dan 10 persen sebagai keuntungan rekanan,” ungkap Firli, didampingi Deputi Penindakan KPK Alex Marwata dan Plt. Jubir KPK Ali Fikri, Jumat 3 September 2021.

Baca Juga: Nih 7 Makanan yang Baik Untuk Usus dan Kesehatan Pencernaan, Salah Satunya Bluberi

Masih di tahun 2017, pasca pelantikan sebagai Bupati Budhi Sarwono sudah mendapatkan uang sebsar Rp2,1 miliar dari komitmen fee yang ditentukan olehnya. “Pemberian komitmen fee da yang langsung diterima oleh BS, ada juga yang diberikan lewat perantara KA,” jelas Firli.

Inilah bantahan Budhi Sarwono selengkapnya yang diunggah melalui instastory @budhisarwono:

untuk masyarakat Banjarnegara, Hari ini saya diduga menerima uang Rp2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa

Insya Allah saya tidak pernah menerima pemberian dari para pemborong, tidak pernah menerima sama sekali. Tolong ditunjukkan yang memberi siapa.

Masyarakat Banjarnegara adalah masyarakat yang cerdas. Tidak perlu banyak kata untuk membela diri, gusti Allah mboten sare.

"Paku yang dipukul dengan palu adalah paku yang lurus berdiri, bukan yang bengkok kesana kemari"

Wassalamu'alaikum

Baca Juga: Lulusan Birmingham Inggris Jadi Calon Kepala Desa di Tangerang, Pilkades Disebut 'The Real of Democracy'

Hingga artikel ini ditayangkan, status Budhi Waryono telah mendapatkan respon 1.037 balasan dan 6.174 like. Mayoritas balasan yang dilayangkan bernada dukungan kepadanya, dan nyaris tak ada yang menghujatnya.***

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X