• Senin, 29 November 2021

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Lebak Diduga Terlibat KDRT, RPA: Kekerasan Tidak Dibenarkan!

- Sabtu, 4 September 2021 | 15:34 WIB
Ilustrasi KDRT (Pixabay/ Alexas_Fotos)
Ilustrasi KDRT (Pixabay/ Alexas_Fotos)

NEWSmedia - Rumah Peremuan dan Anak (RPA) Kabupaten Lebak menyoroti dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Lebak.

Perwakilan RPA Kabupaten Lebak, Tuti Rahayu berharap pelaku mendapat sanksi yang adil serta pihak yang berwenang, dalam hal ini Polres Lebak dapat menindaklanjuti kasus tersebut.

"Karena jika tidak ditindaklanjuti pelaku KDRT lainnya akan menormalisasi tindakan kekerasan yang cukup parah seperti itu, jadi seolah memukul istri atau perempuan itu adalah hal yang wajar, terlebih dalam kejadian itu juga ada dua orang anak kecil yang menyaksikan kekerasan" kata Tuti melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 4 September 2021.

Baca Juga: DMI Banten Bakal Gelar Vaksinasi Pluralis Syaratnya Gak Pakai Ribet, Catat Nih Tanggalnya

Tuti mengatakan, sebagai wakil rakyat, seharusnya oknum anggota DPRD tersebut dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

"Seharusnya dapat mencerminkan kepribadiannya sebagai anggota dewan dengan tidak melakukan hal yang tak terpuji, miris gitu seharusnya dapat menjadi panutan yang baik bukan sebaliknya" katanya.

Ia juga berharap agar semua pihak bisa menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca Juga: Bupati Banjarnegara Jadi Tersangka Korupsi Lalu Dijebloskan ke Rutan KPK, Netizen Terbelah

"Jangan hanya karena pelaku anggota legislatif semua pihak jadi tutup mata, kekerasa tetap tidak dibenarkan karena jika dilihat korban kepalanya sampai berdarah itu udah masuk tindak penganiayaan," ujarnya.

"Saya harap Polres Lebak segera bertindak untuk menangani kasus ini," kata Tuti.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X