• Rabu, 8 Desember 2021

Ditantang Bupati Budhi Sarwono untuk Buktikan Fee Rp2,1 Miliar, KPK Bidik Seluruh Proyek di Banjarnegara

- Minggu, 5 September 2021 | 08:03 WIB
Deputi Pendindakan KPK, Karyoto di Gedung Merah Putih. (Foto: Tangkap Layar Twitter @KPK)
Deputi Pendindakan KPK, Karyoto di Gedung Merah Putih. (Foto: Tangkap Layar Twitter @KPK)

NEWSmedia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji merespon bantahan Bupati Banjarnegara Budhi  Sarwono, tentang adanya komitmen fee Rp2,1 Miliar. Terkait setoran 10 persen dari nilai proyek. KPK juga menegaskan punya bukti yang kuat.

“Adanya permintaan fee, ini juga kami masih punya waktu. Kalau sduah dilakukan upaya paksa nanti akan dikembangkan ke hal-hal yng lain,” tegas Deputi Bidang Pendindakan KPK, Karyoto, di Gedung Merah Putih, Sabtu sore, 4 Agustus 2021.

Bahkan, lanjut Karyoto, pihaknya akan segera menurunkan Satgas untuk menyelidiki proyek-proyek besar yang ada di Kabupaten Banjarnegara. Dari mulai prototype pelaksanaan proyek yang ada.

Baca Juga: Indonesia Torehkan Sejarah di Paralimpiade Tokyo 2020, Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah Sumbang Medali Emas

Jika dalam proyek terdapat pungutan, tentunya keuntungan pihak ke tiga sangat tidak wajar. Hal itu akan berimbas pada kualitas prooyek yang diaksanakan.

“Sehingga, entah kita lihat dari pengurangan spek dan lain-lain, akan kita cari. Kita sampling lah, kalau memang ada proyek yang besar dan bagus akan kita lihat,” janjin Karyoto.

Meskipun saat ini para Satgas di KPK memiliki pekerjaan yang menumpuk, namun Karyoto berjanji akan bisa membuktikannya dalam waktu cepat.

Baca Juga: Jika Rem Sepeda Blong, Coba Atasi dengan Tiga Langkah Sedehana

“Setiap satgas ini sedang overload, very over, very over. Tapi mudah2an kami sehat tidak ada yang kena covid lagi. Insya Allah kami akan bisa runing dengan cepat. Apalagi tersangka sudah kami tahan, kami akan buktikan,” katanya.  

Pasca ditahan KPK Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono melayangkan bantahan melalui media sosial instagram. Budhi Sarwono menyatakan jika dirinya tidak menerima komitmen fee sebesar Rp2,1 miliar pada 2017 silam seperti yang dituduhkan.

“Untuk masyarakat Banjarnegara, Hari ini saya diduga menerima uang Rp2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa. Silakan ditunjukkan,” ujar Budhi Sarwono melalui akun instagram @budhisarwono, Sabtu 4 September 2021.

Baca Juga: Mengenal Aliran Atheis, Agnostik, Theis dan Deis yang Belum Banyak Diketahui Dalam Kehidupan Beragama

Postingan di media sosial itu mendapatkan berbagai respon. Ribuan netizen beramai-ramain memberikan dukungan dan meyakini jika Budhi Sarwono tidak melakukan apa yang dituduhkan KPK. Sementara ribuan netizen lain berpendapat berbeda, dan juga meyakini KPK bisa membuktikan setoran proyek sebesar 10 persen tersebut. ***

 

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X