• Senin, 18 Oktober 2021

Bupati Banjarnegara Mengaku Gaptek, KPK Curigai Admin yang Mengendalikan Medsos

- Minggu, 5 September 2021 | 08:35 WIB
Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: Tangkap Layar Twitter @KPK)
Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: Tangkap Layar Twitter @KPK)

NEWSmedia – Postingan yang memuat bantahan tentang bantahan atas tudingan setoran proyek sebesar Rp2,1 miliar berbuntut panjang. KPK langsung melakukan penggeladahan di ruang tahanan KPK.

Hasilnya, KPK tak menemukan alat komunikasi ataupun jenis gawai yang bisa digunakan untuk berinterkasi melalui media sosial. KPK pun mencurigai, jika akun Instagram Bupati Banjarnegara Budhi Warsono dikendalikan seorang admin.

“Terkait postingan di medsos, KPK langsung melakukan penggeladahan dan tidak ditemukan peralatan komunikasi. Kepada petugas, yang bersangkutan mengaku tidak bisa meggunakan medsos (gaptek, red),” ungkap Juru Bicara KPK Ali Fikri, disela-sela eskpose penahanan 18 tersangka kasus jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo, Sabtu sore 4 September 2021.

Baca Juga: 5 Penyakit yang Bisa Muncul Akibat Perceraian, Mulai dari Insomnia hingga Serangan Jantung

Ali Fikri memastikan, bahwa seluruh tahanan KPK tidak membawa alat komunikasi apapun saat menjalani penahanannya. “Dipastikan aturan di KPK sangat jelas, para tahanan dilarang membawa dan menggunakan alat kounikasi. Dan itu tentu sudah sesuai dengan aturan. Kami juga secara rutin memeriksa, secara detil setiap tahanan yang ada di KPK,” katanya.

Ali Fikri juga menegaskan tidak akan kecolongan, karena kemananan dipantau dalam 1x24 jam melalui kamera pengawas. “Postingan itu bisa jadi dilakukan oleh pihak lain,” kata Ali Fikri.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono membantah tudingan KPK yang menyatakan dirinya menerima komitmen fee sebesar Rp2,1 miliar pada 2017 silam, pasca Pilkada Banjarnegara. Budhi pun meminta KPK membuktikan tuduhannya tersebut.

Baca Juga: Download X8 Speeder Tanpa Iklan Terbaru 2021 Versi 3.3.6.7, Main Higgs Domino Lebih Cepat dan Nyaman

“Untuk masyarakat Banjarnegara, Hari ini saya diduga menerima uang Rp2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa. Silakan ditunjukkan,” ujar Budhi Sarwono melalui akun instagram @budhisarwono, Sabtu 4 September 2021.***

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X