• Senin, 18 Oktober 2021

Masih Suka Begadang? Ada 6 Bahaya Bagi Kesehatan Jika dilakukan Secara Rutin

- Kamis, 9 September 2021 | 09:15 WIB
Ilustrasi Begadang (Pixabay)
Ilustrasi Begadang (Pixabay)
NEWSmedia – Saat ini pekerjaan ditengah malam bahkan hingga pagi hari adalah hal yag biasa dilakukan, tetapi dibalik itu semua ada bahaya yang mengintai jika kita sering tidur terlalu malam bahkan hingga pagi hari dan memilih begadang.
 
Memang saat ini sebagian masyarakat terbiasa begadang untuk belajar, bekerja, atau bahkan bersenang-senang dan menghibur diri seperti bermain video game atau menonton film sampai larut malam.
 
Tanpa disadari, kebiasaan begadang ini menimbulkan konsekuensi baik dalam jangka pendek atau pun jangka panjang. Kesehatan fisik dan mental akan terpengaruh oleh kurangnya waktu tidur dan menimbulkan beberapa bahaya :
 
 
1. Gangguan sistem syaraf pusat 
Syaraf pusat adalah jalur utama bagi informasi yang dibutuhkan oleh seluruh tubuh Tidur yang cukup, dibutuhkan agar jalur ini dapat berfungsi dengan benar, tetapi insomnia kronis dapat mengganggu cara tubuh mengirim dan memproses informasi ini.
Kurang tidur dapat membuat orang menjadi tidak sabar atau rentan terkena mood swing, hal ini dapat mempengaruhi ketika akan mengambil keputusan dan kreativitas.
 
 
2. Melemahkan sistem kekebalan tubuh
Saat kita tidur, sistem imun memproduksi zat-zat yang bertugas melindungi tubuh dan melawan infeksi, yaitu antibodi dan sitokin.
 
 
3. Gangguan sistem pernafasan
Hubungan antara tidur dan sistem pernafasan bekerja dalam dua arah, gangguan pernafasan di malam hari yang disebut obstructive sleep apnea (OSA) dapat mengganggu tidur dan menurunkan kualitas tidur.
 
4. Gangguan sistem pencernaan
Dibarengi dengan makan berlebihan dan kurang berolah raga, begadang adalah faktor risiko lain penyebab kelebihan berat badan dan obesitas, hal ini dapat menyebabkan tubuh melepaskan lebih sedikit insulin setelah makan yang bertugas mengurangi kadar gula darah.
 
 
5. Gangguan sistem kardiovaskuler
 
Tidur mempengaruhi kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah, termasuk yang berhubungan dengan gula darah, dan kadar inflamasi.
Orang yang tidak cukup tidur memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskuler termasuk serangan jantung dan stroke.
 
 
6. Gangguan sistem Endoktrin
Produksi hormon dalam tubuh tergantung dari kualitas tidur yang didapatkannya. Untuk menghasilkan testosterone, dibutuhkan setidaknya 3 jam tidur tanpa gangguan.
Terbangun terus menerus sepanjang malam dapat mempengaruhi produksi hormon.
 
 
Berikut ini juga satandar waktu tidur yang diperlukan menurut usia :
 
Orang lanjut usia di atas 65 tahun: 7-8 jam
Dewasa usia 26-64 tahun: 7-9 jam
Dewasa muda 18-25 tahun: 7-9 jam
Remaja usia 14-17 tahun: 8-10 jam
Anak usia sekolah dasar 6-13 tahun: 9-11 jam
Anak usia pra sekolah 3-5 tahun: 10-13 jam
Balita: 11-14 jam
Bayi usia 4-11 bulan: 12-15 jam
Bayi baru lahir: 14-17 jam
 
Sehingga kurang tidur pada manusia tetap akan berimbas negatif dan membuat kondisi tubuh menjadi tidak sehat, lemah dan mudah terserang penyakit. ***
 

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X