• Rabu, 1 Desember 2021

Aturan Baru, Debt Collector Sah Mengambil Kendaraan yang Menunggak Kredit

- Kamis, 9 September 2021 | 10:45 WIB
ilustrasi. (Foto: Repro https://sugalilawyer.com)
ilustrasi. (Foto: Repro https://sugalilawyer.com)

Setelah Mahkamah Konsititusi (MK) pada 31 Agustus lalu, menyatakan eksekusi sertifikat jaminan fidusia melalui pengadilan negeri hanya sebuah alternatif jika tidak dicapai kesepakatan kedua belah pihak.

Keputusan itu akhirnya menjadi angin segar bagi industri pembiayaan (leasing). Putusan tersebut nampaknya akan menambah panjang daftar "kekerasan" di jalan seperti yang viral pada Selasa, 7 September 2021, di mana "mata elang" berani mengeksekuasi motor yang dinilai macet dalam pembayaran.

Mata elang atau debt collector eksternal, merampas sepeda motor pengemudi ojek online (ojol) yang sedang bekerja jalan Meruya Ilir, Jakarta Barat. Perampasan ini pun viral di sosial media yang diketahui terjadi pada Senin siang 6 September 2021.

Baca Juga: Setelah Fotonya Diunggah Hotman Paris, Dua Emak-emak yang Diancam 7 Tahun Penjara Akhirnya Bebas

Pada tayangan video tersebut, seorang driver ojol itu berusaha mengambil sepeda motornya yang dirampas mata elang. Korban yang memegang bagian belakang motor sampai terseret bergelayutan saat mempertahankan kendaraannya.

Akhirnya dengan dibantu pengendara ojek online lainnya dan juga warga, debt collector yang merampas sepeda motor ditangkap setelah sebelumnya diamuk warga.***

Baca Juga: Ari Lasso Sempat Pendarahan Hebat saat Operasi Angkat Limpa Dan Tumor

 

 

 

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X