• Rabu, 8 Desember 2021

KPI Mengaku Dilematis Terkait Kembalinya Saipul Jamil ke Industri Hiburan Televisi

- Kamis, 9 September 2021 | 15:01 WIB
Ketua KPI Pusat, Agung Suprio. (Foto: Instagram @kpipusat)
Ketua KPI Pusat, Agung Suprio. (Foto: Instagram @kpipusat)
NEWSmedia – Keluarnya Saipul Jamil dari tahanan dalam kasus Kejahatan seksual, menjadi kontroversi dimasyarakat, pasalnya banyak penolakan Jika Saipul Jamil yang akrab dipanggil Bang Ipul ini kembali masuk ke dunia hiburan terutama televisi.
 
Dalam podcast kanal Youtube Deddy Corbuzier, Deddy secara tegas menolak jika Saipul kembali ke televisi. “Buat gue yang salah itu glorifikasinya, keluar tahanan dan tiba-tiba di TV dihebohkan sekali, kalau dia muncul pelan-pelan it's oke, dia ini dianggapnya predator loh” kata Deddy dalam tayangan video yang diunggah dalam Youtubenya.
 
Menurut Deddy dirinya menyaksikan pro kontra kebebasan Saipul Jamil, menurutnya tidak akan seheboh sekarang jika memang kemunculan saat dia keluar dari tahanan tidak diberitakan terlalu besar dan over ekspose.
 
 
“Kita ini kan bekerja pasca tayang bro, nggak mungkin kita tahu seluk beluk TV tersebut, ketika dia mau produksi nggak tahu, sudah tayang baru kita awasin” kata Agung Suprio Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) saat menjelaskan dipodcast Deddy Corbuzier.
 
Agung juga menjelaskan bahwa fungsi KPI atau sistem kerja KPI bukan sebelum suatu berita atau tayangan muncul di sebuah televisi, namun pihak KPI akan melaukan teguran atau peringatan ke media yang bersangkutan pasca tayang. Artinya jika dalam tayangan yang dikeluarkan televisi bersangkutan tidak melanggar aturan pihak KPI tidak akan bertindak.
 
 
“Kita kaget juga penyambutannya seperti pahlawan” kata Agung menambahkan.
 
Sementara Deddy menyinggung soal adanya penggemar Saipul yang memang menyambutnya seperti pahlawan pasca dia keluar tahanan. Padahal saat Pahlawan bulutangkis yang mendapatkan emas di Olympiade Tokyo malah disambut biasa saja dan tidak mendapatkan porsi yang lebih dari media terutama televisi.
 
Padahal tambah Deddy, Saipul Jamil keluar tahanan bukan kasus biasa melainkan kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur atau pedofilia.
 
 
“Iya pemenang kemaren Greysia Polli nggak begitu kemaren, tapi malah ini leuar biasa sambutannya.” lanjut Dedy.
 
Bahkan melihat adanya fenomena ini kata Agung, pihaknya melakukan diskusi secara internal antara Hak Asasi Manusia (HAM) dan kepatutan publik dengan membahas masalah Saipul Jamil ini.
 
“Kita waktu itu diskusi perdebatan antara hak asasi manusia dengan kepatutan publik, satu sisi dia adalah mantan narapidana kejahatan seksual, ini berbeda dengan pengguna narkoba.” lanjutnya.
 
 
Agung juga menambahkan, kasus kejahatan seksual sangat berbeda dengan kasus narkoba yang merupakan kasus umum dan dianggap pelaku sebagi korban. Tetapi ini adalah kejahatan seksual yang belum tentu suka sama suka antara pelaku dan korban. Tetapi tanggapan masyarakat malah berbeda dan dianggap special sehingga di elu-elukan.
 
“Membiarkan dia tayang ini diluar glorofikasi yang fatal tadi, lalu akan timbul anggapan penonton atau publik, loh kok bisa ya,” jelas ketua KPI. ***
 
 

Editor: Fatihin Rere

Sumber: Youtube Deddy Corbuzier

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X