• Kamis, 28 Oktober 2021

Memperingati Hari Literasi Dunia: 4 Manfaat Mengenalkan Dunia Literasi pada Anak

- Jumat, 10 September 2021 | 10:30 WIB
 Untuk Mempertahahkan Keluarga, Perempuan Harus Melek Literasi Digital (foto: Wirawan Dwi)
Untuk Mempertahahkan Keluarga, Perempuan Harus Melek Literasi Digital (foto: Wirawan Dwi)

NEWSmedia - Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Dalam memperingati Hari Literasi Dunia ada kesepahaman bahwa literasi harus diterapkan pada anak sejak dini, hal ini untuk menumbuhkan minat baca, berbicara dan juga menghitung.

Hari Literasi Dunia yang diperingati setiap tanggal 8 September diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap masalah literasi yang ada dalam komunitas lokal maupun secara global.

Baca Juga: Usai Minta Maaf, Mnet Masih Banjir Kritik Karena Menganggap Adzan sebagai Musik

Merunut dari sejarahnya Hari Literasi Dunia didirikan oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan Dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO pada tahun 1966. Sementara untuk tema Hari Literasi Internasional (ILD) tahun ini “Literacy for human-centered recovery: Narrowing the digital divide” berfokus pada interaksi literasi dan keterampilan digital, yang diperlukan untuk pemulihan yang berpusat pada manusia.

Literasi awal adalah dasar dari pendidikan. Menanamkan kecintaan membaca pada anak adalah kunci kesuksesan mereka dimasa depan. Berbicara soal literasi banyak manfaat mengembangkan keterampilan literasi dini pada usia dini diantaranya:

Baca Juga: Kunci Jawaban Susun Kata Level 101-110 Higgs Domino Island Terbaru 2021

Neurologis

Membaca sangat membantu untuk mengembangkan otak mereka. Otak membentuk koneksi yang penting pada awal dalam kehidupan, otak anak akan tumbuh dengan kecepatan yang jauh lebih cepat selama lima tahun pertama mereka daripada periode lainnya.

Mengajari anak untuk terampil dalam literasi merupakan proses belajar yang mempengaruhi seluruh perkembangan otak. Berbicara, bernyanyi, dan membaca untuk anak akan memperkuat hubungan sel-sel otak serta membentuk koneksi baru.

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X