• Kamis, 21 Oktober 2021

Susi Pudjiastuti Berkhayal Punya Duit Rp5 M, Serius atau Nyindir Mas Menteri

- Jumat, 10 September 2021 | 09:33 WIB
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti .*
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti .*

NEWSmedia – Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkhayal punya duit Rp5 miliar, agar bisa membangun sekolah gratis dengan didukung teknologi canggih serta dilengkap bus antar jembut siswa. Tentu khayalan Susi mengundang banyak tanya.

Pasalnya pemilik Susi Air itu jelas memiliki harta kekayan yang jauh berada di atas 5 miliar. Namun ketika tulisannya di media sosial Twitter dikaitkan dengan menyertakan foto Prof. Dr. Azyumardi Azra, terkandung makna lain dari khayalannya itu. 

Karena Mantan Rektor UIN Syarif Hiyataullah ini tengah getol mengkritisi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Waktu Paling Ampuh Berdoa di Hari Jumat yang Berpeluang Besar Dikabulkan

“Saya ingin punya 5 M untk bangun 10 kelas canggih bebas iuran lengkap dengan gadget dan teknology canggih untuk bisa belajar jarak jauh, 1 bus sekolah, hall olahraga, lapangan bola dll ... asyikk,” tulis Susi Pudjiatuti melalui akun pribadinya @pudjiastuti, Jumat 10 September 2021.

Angka Rp5 miliar merujuk pada anggaran renovasi ruang kerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang tengah menjadi sorotan.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Azyumardi Azra mencuitkan kritikan di Twitter pribadinya tentang rencana renovasi ruang kerja Nadiem Makarim yang direncakanan menelan anggaran Rp5 miliar lebih.

Baca Juga: Wika Salim Tampil Kinyis-kinyis, Hotman Paris Sambut dengan Three Love

"Seharusnya pejabat seperti Mendikbud tidak sampai menghabiskan anggaran sampai Rp 5 milyar-an untuk rencana novasi ruang kerja sendiri. Pasti renovasi itu tidak mendesak. Dana tersebut seharusnya bisa dianggarkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” tweet Guru Besar UIN yang juga cendekia muslim itu, Kamis 9 Setember 2021, mengkritisi lembaga yang dipimpin mantan Bos GoJek yang biasa dipanggil Mas Menteri ini.

"Seperti membantu anak-anak yang tertinggal pendidikannya karena wabah Covid 19 . bahkan puluhan ribu menjadi yatim piatu ditinggalkan ayah-ibu mereka. Seharusnya Menteri yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan menunjukkan perilaku ber-kebudayaan, yaitu 'sense of crisis' dan sikap empati untuk membantu anak didik yang terkapar; dan menolak menggunakan anggaran untuk hal tidak urgen,” tulisanya lagi.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RSUD Banten Luncurkan Kateterisasi Jantung

Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:56 WIB
X