• Rabu, 8 Desember 2021

2 Dekade Partai Demokrat: Lika-Liku Sejarah Hingga Petuah SBY kepada AHY dkk Supaya Tidak Kendor

- Sabtu, 11 September 2021 | 22:37 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto Instagram @pdemokrat)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto Instagram @pdemokrat)

Untuk menjadi sebuah partai yang bisa sah berdasarkan undang-undang dibutuhkan minimal 50 orang sebagai pendirinya. Tetapi Demokrat pada saat itu memilih 99 orang agar ada sambungan makna dengan hari lahir SBY pada tanggal 9 bulan 9.

Akhirnya pada 9 September 2001, 46 dari 99 orang menyatakan bersedia menjadi pendiri Partai Demokrat dan hadir menandatangani akta pendirian Partai Demokrat, sedangkan sisanya tidak hadir tapi memberi surat kuasa kepada Vence Rumangkang.

Kepengurusan pun disusun dan disepakati, salah satunya calon ketua umum dengan kriteria putra Indonesia asli, kelahiran jawa, dan beragama Islam. Sedangkan untuk sekretaris jenderal dari luar pulau jawa, dan beragama Kristen.

Baca Juga: 358.700 Vaksin Bantuan Perancis Telah Datang ke Indonesia, diantaranya Produksi Astrazeneca dan Pfizer

Setelah diadakan penelitian pada saat itu, bahwa Subur Budi Santoso diminta menjadi pejabat ketua umum, dan irzan tanjung menjadi pejabat sekretaris jenderal, sedangkan bendahara umum dijabat oleh Vence Rumangkang.

Kemudian pada 25 September 2001, terbitlah surat keputusan dari Menteri Hukum dan HAM tentang pendaftaran dan pengesahan Partai Demokrat.

Perolehan suara pada Pileg 2004, Demokrat berada di peringkat 5 dengan raihan 7,45% atau 8.455.225 juta suara dan mendapatkan 57 kursi di DPR RI.

Meski begitu mereka bisa membawa SBY terpilih menjadi Presiden RI ke-6 dan sekaligus menjadi presiden pertama yang dipilih melaui jalur Pemilu langsung.

Baca Juga: Wikipedia KPI 'Diacak-acak', Andovi: Please Jangan Lapor Saya dengan UU ITE

Kegemilangan Demokrat semakin menjadi pada Pileg dan Pilpres 2009. Partai Demokrat tampil sebagai pemenang pileg, dengan meraih 150 kursi di DPR RI dan memperoleh 20,58% atau 21.703.137 juta suara, serta berhasil membawa SBY kembali memenangi Pilpres. Menurut sejumlah pengamat politik, hal itu diraih karena ketokohan SBY.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X