• Rabu, 8 Desember 2021

Partai Gerindra Selidiki Identitas Diduga Pelaku Pemerkosaan dan Penculikan Terhadap 4 Siswi SMA di Jayapura

- Minggu, 12 September 2021 | 11:30 WIB
Ilustrasi pemerkosaan remaja  (Tampan Fernando)
Ilustrasi pemerkosaan remaja (Tampan Fernando)

Pada pertengahan bulan April 2021, modus yang digunakan pelaku adalah dengan memberikan iming-iming uang kepada korban yang akan diberikan bulan Juni. Tetapi berubah menjadi aksi penculikan terencana dengan pemaksaan membeikan minuman beralkohol, mengajak ke bar, menganiaya, meneror hingga mengintimidasi para korban agar menuruti semua permintaan pelaku. Jika tidak, maka akan diancam dan ditekan dengan berbagai alasan,” lanjutnya.

Pelaku mengiming-iming korban dengan memberikan promosi jabatan ke orang tua korban dan korban akan diajak untuk menangani proyek pembangunan di Papua.

Baca Juga: 2 Dekade Partai Demokrat: Lika-Liku Sejarah Hingga Petuah SBY kepada AHY dkk Supaya Tidak Kendor

Pelaku mengancam agar korban tidak memberitahukan aksi bejat mereka kepada orangtua atau keluarga korban.

Pada dua peristiwa yang berbeda itu, di mana korban diberi minuman hingga tak sadarkan diri, salah satu dari 4 korban menjadi sasaran kekerasan seksual.

Di mana pada dua peristiwa yang berbeda bulan itu, setelah para korban dikasih minum hingga tak sadarkan diri, akhirnya salah seorang dari korban menjadi sasaran korban kekerasan seksual berkali-kali oleh oknum Kepala Dinas di Provinsi Papua,” katanya.

Baca Juga: Hasil MPL ID Season 8 Hari Ini: Aura Fire Comeback 2-1, Alter Ego dan RRQ Hoshi Menang 2-0

Aksi pemerkosaan dan penculikan tersebut akhirnya mulai terendus setelah pihak keluarga korban yang mendengar desas desus keberangkatan anak-anak mereka dari teman-teman korban.

Pihak keluarga korban telah melaporkan perlakuan bejat tersebut ke polisi, namun mereka serta pengacara malah diancam dan diperlakukan kurang baik. Diduga, ada kerja sama antara pelaku dengan aparat.

Kerjasama pihak pelaku dan diduga juga Polsek Heram, kami korban maupun keluarga telah diancam bahkan kuasa hukum kami pun dibentak dan dicaci maki di depan Kapolsek Heram dan anggotanya,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Sumber: twitter @kasmenyalasu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X