• Kamis, 21 Oktober 2021

Sejumlah Tokoh Partai Golkar di Banten Berlabuh ke PPP, Pengamat Politik Nasional Ungkap 3 Alasan

- Minggu, 12 September 2021 | 15:14 WIB
Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul. (NEWSmedia)
Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul. (NEWSmedia)

NEWSmedia – Hijrahnya sejumlah elit Partai Golkar di Provinsi Banten ke partai PPP menghangatkan eskalasi politik menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Fakta ini dianggap menarik oleh pengamat politik nasional, walau pun praktik loncat partai sejumlah politisi dianggap biasa di daerah lain.

“Terkait banyak politisi Golkar pindah ke PPP di daerah Banten itu menarik. Meski sebenarnya perpindahan politisi ke partai lain itu biasa. Loncat-loncat partai itu biasa di daerah lain,” ujar Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul, kepada NEWSmedia, Minggu 12 September 2021.

Baca Juga: Lagu 'Sahabat Tak Akan Pergi' Betrand Peto Putra Onsu Dan Anneth Deliecia Trending Musik di 3 Negara

Menurut Pengamat Politik sekaligus Dosen Fisip UNIS ini, ada tiga alasan mengapa fenomena politik di Banten menjadi menarik.

Lantaran Banten merupakan daerah yang religius, kuatnya politik identitas, serta Golkar di Banten identik dengan kuatnya pengaruh trah dynasti.

PPP menurut saya di tataran Banten seksi. Apalagi Banten terkenal sebagai daerah santri. Jadi parai islami sekelas PPP bisa menjadi nilai jual yang baik dalam masyarakat Banten. Partai islam mengusung konsep islami di daerah santri, ini bisa mendapatkan target suara,” kata Adib Miftahul.

Baca Juga: Ketua Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya: Kalau Mau Jadi Ketum Partai, Bikin Dong Partai Sendiri

Selain itu, lanjut Adib, biasanya ketika poltisi pindah partai itu terjadi karena adanya perbedaan visi misi atau  secara rasional bisa terpilih lagi ketika memiliki kendaraan baru yang lebih bagus.

Alasan lainnya, politik identitas di Banten masih tinggi. Salah satu ciri khas partai identitas misalnya, antara pemilih dengan yang dipilihnya harus satu keyakinan.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X