• Selasa, 27 September 2022

Apa itu Disregulasi Emosional? 7 Tanda Seseorang Mengalaminya

- Senin, 13 September 2021 | 11:45 WIB
Ilustrasi Stress (PTSD). / Freepik.com
Ilustrasi Stress (PTSD). / Freepik.com
NEWSmedia - Disregulasi emosional adalah emosi yang terlalu besar atau keadaan dimana seseorang sulit untuk mengatur emosinya yang berlebihan.
 
Menurut seorang Psikolog klinis di Washington DC. Jill P. Weber mengatakan, ketika orang dengan gangguan ini mengalami defisit koping dimana emosi seseorang menjadi sangat intens dan sulit untuk membuat dirinya lebih tenang. 
 
Orang yang mengalami disregulasi emosional biasanya tertawa lebih keras, menangis lebih cepat dan mudah marah pada hal-hal yang sangat sepele dan dapat dialami oleh semua orang.
 
 
Dirangkum dari laman The Healthy inilah 7 tanda seseorang mengalami disregulasi emosional menurut para ahli :
 
Menghindari perasaan yang tidak dapat diterima
Ketika seseorang mengalami perasaan yang menyakitkan dan membuat reaksi emosi yang berlebihan, seseorang akan cenderung menghindari perasaan ini dengan tidak mengungkit atau menyinggung sesuatu yang berhubungan dengan hal tersebut. 
 
 
Melakukan tindakan merusak diri
Orang yang mengalami disregulasi biasanya terlibat dalam perasaan yang membuat dirinya ingin mencelakai diri sendiri dan orang lain. Saat kamu marah pada pasanganmu mungkin kamu akan memutuskan hubungan, meremehkan pasangan, bahkan melempar barang padanya.
 
Menimbulkan prilaku yang tidak sehat
Perasaan berlebihan yang timbul akibat disregulasi emosional terkadang membuat seseorang melakukan hal-hal yang tidak sehat misalnya, minum-minuman keras, memakai narkoba, berjudi atau melakukan hubungan seks yang tidak sehat.
 
 
Tidak mampu menyelesaikan masalah
Saat seseorang mengalami disregulasi emosional pada suatu masalah mereka cenderung sulit mengatasi masalahnya karena emosi yang meluap-luap dan argumen yang tidak berlogika.
 
Mengalami masalah mental
Reaksi yang ditimbulan seseorang dengan Disregulasi emosional  bisa menjadi salah satu ciri seseorang mengalami gangguan mental seperti gangguan bipolar, ADHD, depresi, kecemasan berlebih atau gangguan stress pasca trauma. 
 
 
Menjadi lebih sensitif
Memiliki emosi yang besar atau emosi yang lebih kuat membuat seseorang menjadi lebih sensitif terhadap sebuah isyarat atau pembicaraan dan memiliki reaksi intens yang sulit di atur. Hal ini juga bisa dipengaruhi karena adanya komponen genetik
 
Pengabaian emosional
Seseorang yang mengalami disregulasi emosional cenderung abai dan tidak peduli dengan reaksi emosi yang ia tunjukkan. Ia kesulitan mengidentifikasi reaski yang timbul pada dirinya sehingga menimbulkan perasaan abai pada siapa ia marah atau karena alasan apa ia menjadi sedih yang berlebihan.
 
Itulah 7 tanda seseorang mengalami Diregulasi emosional. Semoga bermanfaat ***
 

Editor: Fatihin Rere

Sumber: The Healthy

Tags

Artikel Terkait

Terkini