• Selasa, 28 September 2021

BKD Banten Respons Curhatan Nakes Banten, Komarudin: Gaji Dianggap Layak, Jika Keberatan Silakan Mundur

- Senin, 13 September 2021 | 13:10 WIB
Kepala BKD Provinsi Banten, Komarudin. (NEWSmedia/dok)
Kepala BKD Provinsi Banten, Komarudin. (NEWSmedia/dok)

NEWSmedia – Beredarnya isi Whatsapp (WA) Group yang memuat curhatan para tenaga kesehatan (Nakes) bagian operator komouter di Provinsi Banten langsung mendapat respon Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Komarudin.

Menurut Komarudin, para tenaga kerja untuk operator komputer kegiatan vaksin  direkrut dan bekerja berdasarkan kontrak kerja yg disepakati bersama.

Kepada NEWSmedia, Senin 13 September 2021 Komarudin menjelaskan, para tenaga honor itu dalam seminggu bekerja 3 kali kerja. Sehingga dalam satu bulan hanya 12 kali bekerja.

Baca Juga: Cek 5 Fakta Situs Peduli Lindungi Abal-abal, Nomor Terakhir Bikin Geleng Kepala

Gaji pokok yang diterima sebesar Rp2,5 juta dan transport Rp150.000. Total jumlah yang diterima sebesar Rp4.300.000.

“Sehingga jumlah yang diterima sudah lebih besar dari pemberitahuan awal. Ditambah jam kerjanya sebulan hanya 12 kali masuk kerja,” ungkap Komarudin melalui sambungan Whatsapp.

“Volume kerja hanya setengah jumlah jam kerja, dengan jumlah gaji tersebut sudah dianggap layak,” sambungnya.

Baca Juga: Apa itu Disregulasi Emosional? 7 Tanda Seseorang Mengalaminya

Komarudin juga menegaskan, jika para tenaga honor itu merasa keberatan, dipersilakan untuk mundur atau tidak menandatangani kontrak kerja. “Karena masih banyak yang menginginkan pekerjaan tersebut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Isi percakapan Whatsapp Group tenaga kesehatan vaksinasi beredar di masyrakat. Bahkan diantaranya sudah ada di media sosial.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X