• Senin, 25 Oktober 2021

Kejagung Tahan Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Atas Dugaan Korupsi BUMD Sumsel

- Kamis, 16 September 2021 | 18:43 WIB
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ditahan Kejagung
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ditahan Kejagung

NEWSmedia - Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin ditahan Kejaksaan Agung RI setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019. 

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Ebenezer, Alex ditahan di Rutan Kelas I Cipinang cabang KPK selama 20 hari kedepan. Hal ini dilakukan untuk mempercepat penyidikan kasus yang menjerat Alex Noerdin, sehingga penyidik menilai penahanan Alex harus dilakukan.

"Oleh karena itu untuk mempercepat penyidikan tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari," kata Eben dalam keterangannya, Kamis, 16 September 2021.

Baca Juga: Wawan Kembali Dieksekusi KPK, Vonis Mahkamah Agung Lebih Rendah dari Pengadilan Tipikor  

Selain Alex, Kejagung juga menahan Komisaris Utama PT. PDPDE Gas berinisial MM sebagai tersangka dan juga langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan. Penyidik menilai MM juga menerima uang tidak sah dari PT. PDPDE gas berupa fee marketing.

"Tersangka MM menerima pembayaran yang tidak sah berupa fee marketing dari PT PDPDE Gas," ujar Ebenezer.

Tersangka MM ditahan untuk 20 hari di Rutan Salemba cabang Kejagung RI sambil menunggu proses penyidikan, hingga ke tahap pelimpahan persidangan.

Diketahui, kasus ini berawal pada 2010, saat Pemprov Sumatera Selatan memperoleh alokasi untuk membeli gas bumi bagian negara dari J.O.B PT Pertamina, Talisman Ltd. Pasific Oil and Gas Ltd., Jambi Merang (JOB Jambi Merang) sebesar 15 MMSCFD atau Million Standard Cubic Feet per Day (gas) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari (gas). Keputusan itu berdasarkan persetujuan BP Migas.

Berdasarkan keputusan Kepala BP Migas tersebut, yang ditunjuk sebagai pembeli gas bumi bagian negara itu adalah BUMD Provinsi Sumsel (Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

Baca Juga: ALIPP Pertanyakan Lambatnya Penyidikan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan SMKN 7 Tangsel

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X