• Senin, 25 Oktober 2021

Rp531 Miliar Disita dari Seseorang Berinisial DF Pemilik Bisnis Ilegal yang Punya 9 Rekening Pencucian Uang

- Kamis, 16 September 2021 | 21:13 WIB
Uang Rp351 miliar sebagai barang bukti kasus tindak pidana pencucian uang diperlihatkan dalam Konferensi Pers di Bareskrim Polri, Kamis 16 September 2021. (Instagram.com/@mohmahfudmd)
Uang Rp351 miliar sebagai barang bukti kasus tindak pidana pencucian uang diperlihatkan dalam Konferensi Pers di Bareskrim Polri, Kamis 16 September 2021. (Instagram.com/@mohmahfudmd)

NEWSmedia – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh seseorang terkait bisnis peredaran obat ilegal.

Tersangka dalam kasus ini yakni seseorang berinisial DF. Barang bukti yang disita adalah uang sebanyak Rp531 miliar yang diduga dari hasil tindak pidana pencucian uang.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengugkap perkara berawal dari kejadian seorang meninggal dunia karena menggunakan obat aborsi.

Baca Juga: Berapa Harta Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin? Naik 3 kali Lipat Sejak jadi Gubernur Hingga Anggota DPR

Obat aborsi tersebut rupanya adalah obat yang diedarkan oleh tersangka DF. Kasus tersebut telah disidangkan di Pengadilan Negeri Mojokerto, Jawa Timur Maret 2021.

Dari kasus itu, kemudian dilakukan penelusuran, dan diketahui tersangka ternyata mengimpor obat dari luar negeri tanpa izin edar.

Kemudian penyidik Bareskrim Polri berdasarkan informasi dari PPATK mencurigai karena tersangka memiliki dana dalam jumlah yang fantastis, sedangkan tersangka tidak memiliki pekerjaan, dan tidak memiliki keahlian di bidang farmasi.

“Dari hasil penelusuran, tersangka memiliki sembilan rekening bank. Dari sana disita barang bukti TPPU Rp531 miliar,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Baca Juga: Beredar Rekaman Video Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang Meninggal Saat Rapat Kerja

Saat ini kepolisian masih memburu aktor intelektual dari perkara TPPU ini, termasuk pemasok obat ilegal di luar negeri.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X